Rupiah Berakhir Ambruk Saat USD Dekati Level Tertinggi Tiga Bulan

Rabu, 02 Mei 2018 - 17:34 WIB
Rupiah Berakhir Ambruk...
Rupiah Berakhir Ambruk Saat USD Dekati Level Tertinggi Tiga Bulan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan, Rabu (2/5/2018) ditutup semakin tak berdaya hingga ambruk menyentuh level Rp13.960/USD. Anjloknya mata uang Garuda terjadi saat USD melesat ke level tertinggi tiga setengah bulan di tengah penantian investor terhadap pertemuan Federal Reserve AS.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini ambruk ke posisi Rp13.960/USD atau memburuk dari sebelumnya. Rupiah sepanjang hari ini terlihat sulit keluar dari zona merah.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi akhir perdagangan berada pada level Rp13.945/USD atau anjlok saat berhadapan dengan mata uang Negeri Paman Sam dibanding penutupan sebelumnya Rp13.893/USD. Rupiah bergerak pada level Rp13.913-Rp13.960/USD.

Menurut data Bloomberg di akhir perdagangan, rupiah bertengger ke level Rp13.948/USD atau tidak lebih baik dari penutupan awal pekan kemarin Rp13.898/USD. Pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.928-Rp13.968/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini tertahan pada level Rp13.936/USD. Posisi ini menunjukkan rupiah semakin merosot dibandingkan posisi penutupan kemarin Rp13.877/USD.

Di sisi lain, USD mencapai level tertinggi tiga setengah bulan saat investor memantau hasil pertemuan kebijakan Federal Reserve AS untuk menakar peluang kenaikan tingkat suku bunga acuan. Meskipun pasar keuangan tidak mengharapkan perubahan dalam kebijakan moneter AS, investor masih memperhitungkan dampak dari dolar yang lebih kuat.

Terhadap beberapa mata uang utama lainnya, USD telah melonjak melampaui rata-rata pergerakan 200 hari pada Selasa kemarin. Sementara pada perdagangan hari ini USD diperdagangkan sedikit lebih rendah 0,2% menjadi 92,242 setelah mencapai level tertinggi 10 Januari di 92,57 pada sesi sebelumnya.

Poundsterling jatuh pada level mendatar 1,36 di sesi sebelumnya. Sedangkan mata uang lain yang menanggung beban reli dolar dalam dua minggu terakhir seperti dolar Australia, dolar Kanada dan franc Swiss stabil pada hari ini dengan kenaikan antara 0,2 hingga 0,4%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
6 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
6 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
6 jam yang lalu
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
6 jam yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
6 jam yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
7 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Tiga Bagian...
Waspada! Ini Tiga Bagian Tubuh Sakit saat Terkena Kolesterol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved