Rupiah Akhir Pekan Ditutup Variatif, Penguatan USD Tertahan

Jum'at, 04 Mei 2018 - 17:28 WIB
Rupiah Akhir Pekan Ditutup...
Rupiah Akhir Pekan Ditutup Variatif, Penguatan USD Tertahan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sore, Jumat (4/5/2018) ditutup variatif, dengan kecenderungan berangsur pulih. Pergerakan mata uang Garuda yang naik turun setelah penguatan dolar sedikit tertahan menjelang data ketenagakerjaan AS.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah berakhir stagnan pada level Rp13.935/USD atau tidak berubah dibanding penutupan sebelumnya. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp13.923-Rp13.947/USD.

Menurut data Bloomberg di akhir perdagangan, rupiah bertengger ke level Rp13.945/USD untuk melanjutkan tren negatif dari penutupan kemarin Rp13.939/USD. Pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.937-Rp13.950/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini berada pada level Rp13.935/USD. Posisi tersebut memperlihatkan rupiah masih melaju mendatar dari sebelumnya.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada pada jalur perbaikan di level Rp13.943/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah naik dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.965/USD.

Seperti dilansir Reuters, USD stabil terhadap beberapa mata uang utama lainnya setelah mundur dari posisi tertinggi empat bulan. Perhatian utama saat ini apakah data pekerjaan AS akan mampu memberikan dorongan bagi USD untuk kembali menyentuh level tertinggi.

USD telah menghapus semua kerugian di 2018 dalam beberapa pekan terakhir seiring ekspektasi Federal Reserve atau Bank Sentral AS bakal terus menaikkan suku bunga. Sementara itu bank sentral lainnya, termasuk Bank Sentral Eropa, membutuhkan waktu lebih lama untuk mengurangi stimulus.

Indeks USD terhadap enam mata uang utama bertahan stabil pada level 92.417. Posisi tersebut lebih rendah dari level tertinggi 92,834 sejak akhir Desember pada perdagangan tengah pekan kemarin. Sepanjang pekan ini, tercatat indeks USD meningkat lebih dari 0,9% untuk menempatkannya pada jalur kenaikan mingguan ketiga beruntun.

Euro juga terlihat stabil pada posisi 1,1987 terhadap USD, meski masih tetap di atas terendah empat bulan dari level 1,1938. Dolar Australia rebound saat spekulan mengambil keuntungan pada posisi dolar AS yang panjang. Aussie naik 0,2% menjadi 0,7549 untuk menjadi posisi terendah 11 bulan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
6 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
6 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
6 jam yang lalu
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
6 jam yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
6 jam yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
7 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Akhir Perolehan...
Klasemen Akhir Perolehan Medali SEA Games 2025: Indonesia Runner-up
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved