Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,06% di Kuartal I 2018

Senin, 07 Mei 2018 - 12:29 WIB
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,06% di Kuartal I 2018
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2018 sebesar 5,06% (year on year/yoy). Realisasi ini lebih tinggi dibanding periode sama pada 2017 yang sebesar 5,01%.

Kepala BPS Suhariyanto menyebutkan, realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2018 ini juga lebih tinggi dibanding periode sama tahun 2016 dan tahun 2015 yang masing-masing sebesar 4,94% dan 4,83%.

"Jadi angkanya sangat menjanjikan. Dan kita berharap pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi lagi di kuartal berikutnya karena ada momen yang bisa memacu pertumbuhan ekonomi, antara lain ada Ramadan, Lebaran, pilkada, Asian Games, dan sebagainya. Jadi pertumbuhan ekonomi ini lumayan bagus," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Senin (7/5/2018).

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2018 ini secara kuartal (quartal to quartal/qtq) mencapai -0,42%. "Secara qtq, pertumbuhan ekonominya adalah -0,42% atau mengalami kontraksi di kuartal IV. Karena pada kuartal I/2017 dan kuartal I/2016 juga mengalami kontraksi yaitu -0,30% di 2017 dan -0,36% di 2016," imbuh dia.

Pria yang akrab disapa Kecuk ini menyampaikan, beberapa catatan peristiwa yang memengaruhi realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia, antara lain harga komoditas di pasar internasional, baik untuk migas dan non migas yang mengalami peningkatan baik secara qtq dan yoy.

"Misal harga minyak mentah di pasar internasional pada kuartal I/2017 masih sebesar USD52 per barel, sekarang sudah naik 24,34% menjadi USD64,70 per barel," tuturnya.

Sementara untuk komoditas nonmigas yang mengalami peningkatan adalah komoditas makanan dan hasil pertanian, seperti beras, gandum, daging sapi, dan kapas. Selain itu, aluminium, timah, seng, dan tembaga.

Selanjutnya, kondisi perekonomian global pada periode ini juga mengalami peningkatan meskipun peningkatannya sedikit lebih rendah dari kuartal IV/2017. Misal, ekonomi China yang sebesar 6,8%, Amerika Serikat (AS) yang sebesar 2,9%, dan Singapura yang menguat menjadi 4,3%.

Selama periode ini, lanjut Kecuk, inflasi juga cukup terkendali yaitu sebesar 0,99% qtq dan 3,40% secara yoy. Dia pun berharap inflasi nasional dapat terus terkendali hingga akhir tahun.

Realisasi belanja pemerintah juga mengalami peningkatan selama kuartal I/2018 yaitu sebesar 18,87% dari pagu APBN 2018. Kenaikan ini berasal dari kenaikan realisasi belanja pemerintah pusat seperti belanja pegawai, belanja barang, subsidi, dan bantuan sosial.

"Jadi ada kenaikan disana makanya realisasinya lebih bagus," ucapnya.

Masih menurut Kecuk, nilai ekspor Indonesia pada periode ini mengalami kenaikan jika dibanding kuartal I/2017 sebesar 8,78%. Sayangnya, kenaikan ekspor ini jauh lebih rendah dibanding kenaikan impor pada periode tersebut yang naik sebesar 20,12%.

Realisasi penanaman modal juga mengalami kenaikan signifikan yaitu sebesar 11,8%, penjualan mobil dan motor juga mengalami kenaikan, serta produksi semen pada periode tersebut yang juga mengalami peningkatan.

"Dengan berbagai peristiwa tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2018 5,06% yoy dan qtq -0,42%. Jadi dengan nilai PDB atas dasar harga berlaku sebesar Rp3.505,3 triliun," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kalahkan Jepang dan...
Kalahkan Jepang dan Korsel, Pertumbuhan Ekonomi RI Naik 7,07%
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
BPS: Indonesia Resmi...
BPS: Indonesia Resmi Resesi, Pertumbuhan Ekonomi Minus 3,49%
Jumlah Orang Indonesia...
Jumlah Orang Indonesia Bepergian ke Luar Negeri Naik 55 Persen
KBLI 2025 Tak Hambat...
KBLI 2025 Tak Hambat Dunia Usaha, Justru Menangkap Ekonomi Baru Indonesia
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved