Dorong Permintaan Rupiah, Dirut BEI Sebut Harus Naikkan Suku Bunga

Rabu, 09 Mei 2018 - 14:59 WIB
Dorong Permintaan Rupiah,...
Dorong Permintaan Rupiah, Dirut BEI Sebut Harus Naikkan Suku Bunga
A A A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengungkapkan, beberapa bank sudah menaikkan suku bunga. Hal itu dinilainya untuk meningkatkan permintaan rupiah. Tito menjelaskan, ada dua bagian terpenting di pasar saham, pertama yakni ketidakpastian seperti penguatan rupiah yang dilakukan dengan cara meningkatkan suku bunga.

"Di Indonesia pertanyaan terbesar adalah bagaimana kita menarik kembali rupiah, tapi sayangnya salah satu cara untuk menaikkan permintaan rupiah mau tidak mau adalah kenaikan suku bunga. Beberapa bank sudah mulai menaikannya," ujarnya di Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Menurut Tito, sentimen kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) nantinya tidak akan lagi memengaruhi pandangan orang mengenai saham karena investor sudah melakukan antisipasi. "Karena itu sudah restore-in untuk mereka," kata dia.

Sementara yang kedua dijelaskan Tito yakni pertanyaan besar bagaimana pemerintah Indonesia memperkuat struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). "Sekarang kayaknya minyak mau enggak mau subsidinya ditambah dan itu dilepaskan merujuk ke Pertamina. Ini yang penting buat investor adalah kepastian, keterbukaan, jangan sampai kita dianggap seperti negara tidak ada keterbukaan mengenai transparasi keuangannya," sambungnya.

Di sisi lain, Tito menambahkan, dari sisi saham sendiri, emiten di BEI mencatat hasil kinerja yang bagus, terutama dari sisi imbal hasil ke investor yang berinvestasi hingga naik mencapai 20%, serta likuiditas juga terus meningkat.

"Likuid di Indonesia sekarang itu lebih besar frekuensi transaksinya bahkan dibanding Thailand. Jadi, pasar modal Indonesia masih didukung oleh saham yang perusahaannya bagus, performanya bagus dan likuiditas yang menguat," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Rupiah Diprediksi Menguat,...
Rupiah Diprediksi Menguat, Efek Vaksin?
Perdagangan Awal Bulan,...
Perdagangan Awal Bulan, IHSG Ditutup Melemah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp15.597 per Dolar AS Sore Ini
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
1 jam yang lalu
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
2 jam yang lalu
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
4 jam yang lalu
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
5 jam yang lalu
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
6 jam yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
16 jam yang lalu
Infografis
BI Turunkan Suku Bunga...
BI Turunkan Suku Bunga Demi Pemulihan Ekonomi Nasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved