Pertamina MOR VI Siap Hadapi Puasa dan Mudik Lebaran 2018

Jum'at, 11 Mei 2018 - 22:30 WIB
Pertamina MOR VI Siap...
Pertamina MOR VI Siap Hadapi Puasa dan Mudik Lebaran 2018
A A A
BALIKPAPAN - Menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI pastikan stok BBM dan LPG di Pulau Kalimantan aman. Mempertimbangkan tren konsumsi BBM dan LPG yang terjadi tahun lalu, pada masa puasa dan Idul Fitri taahun 2018 ini Pertamina telah menyiapkan stok tambahan yang bervariasi di tiap-tiap daerah dengan rata-rata kenaikan 15 % untuk produk BBM dan 7 % untuk LPG.

GM Marketing Operation Region VI, Made Adi Putra, menyampaikan kenaikan konsumsi BBM dan LPG pada Ramadhan dan Idul Fitri merupakan hal yang sudah lumrah terjadi terutama jelang puncak arus mudik dan arus balik. Di Kalimantan Timur, Pertamina telah menyiapkan stok produk Premium hingga 811 KL per hari atau 13 % lebih tinggi dari rata-rata harian normal.

Produk BBM Non Subsidi seperti Pertamax dan Pertalite diperkirakan akan mengalami kenaikan yang tidak signifikan dan dapat diantisipasi sampai dengan kenaikan 3%. Sedangkan untuk BBM jenis gasoil seperti Solar dan Dexlite, trennya akan cenderung menurun hingga 14 % dengan rata-rata konsumsi harian sebesar masing-masing 428 KL dan 2 KL.

“Walaupun terdapat jenis BBM yang diestimasi turun, tim kami akan tetap melakukan pemantuan harian sehingga kebutuhan yang diluar prediksi dapat cepat kami kendalikan. Pemantauan lebih intensif kami lakukan terutama di titik kepadatan seperti jalan pusat Balikpapan - Samarinda dan di pusat wisata seperti arah Pantai Lamaru, Pantai Manggar dan Pantai Tritip," kata Made.

Tidak jauh berbeda dengan produk BBM, Pertamina juga telah menyiapakan antisipasi kenaikan konsumsi produk LPG khususnya 3 Kg. Melihat tren konsumsi pada momen Ramadhan dan Idul FItri sebelumnya, kenaikan konsumsi LPG 3 Kg di Kalimantan Timur diperkirakan mencapai angka 11 % atau sekitar 362 MT per hari jika dibandingkan dengan rata-rata konsumsi normal. Sedangkan untuk LPG Non-Subsidi diprediksi mengalami peningkatan hingga 12 % dengan rata-rata konsumsi 99,28 MT per hari.

Kenaikan tren konsumsi hingga 10 % menjadi 386 KL per hari juga dialami oleh produk Avtur mengingat adanya penambahan jadwal penerbangan menjelang arus mudik maupun arus balik Hari Raya Idul Fitri. Angka tersebut merupakan prediksi kenaikan yang terjadi di DPPU Sepinggan yang melayani kebutuhan penerbangan di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Kota Balikpapan.

DPPU tersebut melayani sebanyak kurang lebih 95 penerbangan komersial maupun charter dari 32 maskapai serta melayani penerbangan dari Angkatan Udara sebanyak rata-rata 3 penerbangan setiap harinya. Peningkatan konsumsi avtur maupun produk BBM lainnya diprediksi meningkat secara signifikan pada H-4 dan H+6 Hari Raya Lebaran.

Guna mengakomodasi tren konsumsi yang beragam tersebut, selain menambah stok produk merujuk tren yang timbul pada tahun sebelumnya, Pertamina juga telah menyiapkan berbagai strategi guna mengamankan distribusi BBM dan LPG ke masyarakat, termasuk melakukan pemantauan berkala dan membentuk Tim Satgas.

“Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang mulai aktif bekerja pada H-15 hingga H+15 Idul Fitri. Bahkan pada H-5 s.d H+5 Idul Fitri, satgas dan supply point seperti TBBM dan Terminal LPG jika diperlukan akan beroperasi selama 24 Jam sebagai antisipasi meningkatnya tren konsumsi pada puncak arus mudik dan arus balik. Serta dilakukan penambahan armada mobil tangki sebanyak 49 unit, untuk memperkuat armada normal yang berjumlah 478 unit mobil tangki," tambah Made.

Satgas ini dibentuk dalam rangka memonitor stok BBM dan LPG secara lebih komprehensif yang diperkuat oleh person in charge (PIC) dari berbagai fungsi diantaranya Sales Excecutive baik Retail Maupun Domestic Gas, Aviasi, Supply & Distribution, Keuangan, IT dan didukung penuh oleh Hiswana Migas serta berbagai fungsi dan instansi terkait lainnya.

“Tidak hanya membentuk Satgas yang beranggotakan Internal Pertamina, koordinasi dengan pihak eksternal seperti pemerintah daerah setempat, pihak kepolisian hingga dinas-dinas terkait akan terus kami lakukan”, jelas Made.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masih Pakai Premium,...
Masih Pakai Premium, RI Masuk 7 Negara Penjual BBM Tak Ramah Lingkungan
Panjang Umur, BBM Jadul...
Panjang Umur, BBM Jadul Premium Dipastikan Tidak Hilang
Mulai 1 Februari 2023,...
Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Pertamina Melakukan...
Pertamina Melakukan Penyesuaian Harga BBM, Cek Daftarnya
Resmi Turun! Ini Daftar...
Resmi Turun! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Jenis Pertamax
Premium dan Pertalite...
Premium dan Pertalite Dihapus, Pemerintah Tetap Harus Subsidi BBM
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
26 menit yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
32 menit yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
1 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
2 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved