Rupiah Dibuka Ambruk ke Level Rp14.020/USD Pasca Teror Bom

Selasa, 15 Mei 2018 - 10:31 WIB
Rupiah Dibuka Ambruk...
Rupiah Dibuka Ambruk ke Level Rp14.020/USD Pasca Teror Bom
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Selasa (15/5/2018) dibuka ambruk untuk kembali tembus level Rp14.020/USD setelah teror bom beruntun yang terjadi di Surabaya sehari sebelumnya. Kejatuhan rupiah hari ini saat USD bangkit dari posisi terendah untuk terus lebih tinggi

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini dibuka jatuh pada level Rp14.020/USD. Posisi ini menunjukkan rupiah semakin merosot dibandingkan posisi penutupan kemarin Rp13.976/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di awal sesi perdagangan sempat menguat menjadi Rp13.963/USD namun bergerak terus melemah hingga pukul 10.13 WIB hingga menyentuh Rp14.015/USD. Pergerakan harian rupiah hari ini ada dikisaran level Rp13.963-Rp14.025/USD.

Menurut data Bloomberg pada pagi ini, rupiah bertengger ke level Rp13.989/USD atau lebih rendah dari penutupan sebelumnya Rp13.973/USD. Pergerakan harian rupiah berada di posisi Rp13.989-Rp14.024/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga memperlihatkan kejatuhan sangat dalam hingga level Rp14.025/USD. Posisi tersebut semakin parah dari sebelumnya Rp13.992/USD.

Sementara dolar seperti dilansir Reuters, berangsur lebih tinggi terhadap beberapa mata uang utama setelah menarik keluar dari posisi terendah lebih dari sepekan. Tren kenaikan ini terjadi saat harapan mengurangi ketegangan perdagangan global mendorong imbal hasil obligasi AS lebih tinggi.

Indeks USD versus sekeranjang enam mata uang utama naik 0,1% menjadi 92.638 untuk mulai menjauhi posisi terlemah 92.243 pada Senin, kemarin untuk jadi yang terburuk sejak 2 Mei.

Imbal hasil obligasi AS telah meningkat lebih tinggi pada awal pekan, karena ketegangan perdagangan mereda menyusul janji Presiden AS Donald Trump untuk membantu perusahaan telekomunikasi China ZTE Corp, yang telah dihukum karena melanggar sanksi AS dengan Iran.

Saat melawan Yen Jepang, dolar juga melompat naik 0,1% menjadi 109,74. Greenback menghadapi resistensi pada grafik teknis di level sekitar 110,00 terhadap yen, setelah menetapkan level tertinggi tiga bulan dari 110,05 pada awal Mei.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
4 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
4 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
5 jam yang lalu
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
5 jam yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
5 jam yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
5 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved