Jual BBM di Jamali, Pertamina Akan Pasok Premium ke 1900 SPBU

Rabu, 16 Mei 2018 - 15:59 WIB
Jual BBM di Jamali,...
Jual BBM di Jamali, Pertamina Akan Pasok Premium ke 1900 SPBU
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) berjanji akan melaksanakan tugas dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menyediakan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di wilayah Jawa, Madura, Bali (Jamali). Saat ini, setidaknya ada 1900 SPBU di wilayah Jamali yang tidak menjual BBM berkadar research octane number (RON) 88 tersebut.

Menurut data Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), jumlah SPBU yang ada di wilayah Jamali mencapai 3.900 SPBU. Dari jumlah tersebut, 1900 SPBU di antaranya sudah tidak lagi menjual premium, padahal di tahun lalu baru sekitar 800 SPBU yang tidak menjual premium. Pemerintah pun akhirnya meminta perseroan untuk mengganti nozzle pertalite yang ada di SPBU tersebut dengan nozzle premium.

Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur Pertamina Gandhi Sriwidodo mengatakan, pihaknya tidak akan mengganti nozzle pertalite dengan premium. Namun, perseroan akan menyiapkan nozzle premium disamping nozzle pertalite yang telah lebih dahulu tersedia sebelumnya.

"Jadi SPBU yang selama ini sudah terpasang pertalite, pemerintah kan minta Pertamina untuk sediakan premium. Nantu akan kita atur di SPBU tersebut disamping nozzlenya kami sediakan (nozle premium)," katanya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Menurutnya, nozzle pertalite tetap harus disediakan. Sebab, jumlah konsumen pertalite saat ini juga sudah semakin besar. Dia mengklaim, SPBU yang tidak menyediakan premium selama ini disebabkan karena memang sudah tidak ada konsumen yang menggunakan premium.

"Selama ini kalau ada SPBU yang tidak jual premium, karena memang enggak ada konsumennya. Yang penting kita sediakan kuota yang sudah disiapkan pemerintah," imbuh dia.

Sementara terkait permintaan BPH Migas agar kuota premium di Jamali ditambah sekitar 5 juta kiloliter (KL), Gandhi mengaku belum memperoleh informasi mengenai hal tersebut. Saat ini, kuota premium yang disediakan perseroan sebanyak 7,5 juta KL.

"Sebenarnya kita belum ada info penambahan kuota itu ya yang akan diberikan dari pemerintah ke Pertamina belum ada sampai sekarang. Yang jelas kuota yang lama itu 7,5 juta KL itu (Kita penuhi). Nanti kalau misalnya Jawa (jamali) tetap disediakan premium ya kita akan tunggu pemerintah," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
Tantangan Distribusi...
Tantangan Distribusi BBM Bersubsidi di Tahun Baru 2025
Jelang Idulfitri, Pertamina...
Jelang Idulfitri, Pertamina Pastikan Kesiapan Distribusi dari Kapal hingga SPBU
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
HUT ke-80 RI, Pertamina...
HUT ke-80 RI, Pertamina Patra Niaga Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
29 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia di Puncak...
Indonesia di Puncak Klasemen, Lolos ke Piala Dunia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved