Tentukan Bunga Acuan, Bos Baru BI Siap Gelar RDG Lebih Cepat

Jum'at, 25 Mei 2018 - 14:25 WIB
Tentukan Bunga Acuan,...
Tentukan Bunga Acuan, Bos Baru BI Siap Gelar RDG Lebih Cepat
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo membuka peluang untuk menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) lebih cepat dari jadwal bulanan yang telah disusun sebelumnya untuk menentukan kenaikan tingkat suku bunga acuan (BI 7days Reverse Repo Rate).

RDG yang lebih awal dari jadwal itu akan dilakukan jika terjadi kondisi tak biasa, seperti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang merosot terlalu cepat dan tajam.

Perry mengatakan, langkah itu sesuai dengan komitmennya saat terpilih menjadi gubernur Bank Indonesia, yakni akan mengambil kebijakan yang bersifat lebih pre-emptive dalam kenaikan tingkat suku bunga.

Terlepas dari itu, Perry menegaskan bahwa jika RDG sebelum jadwal itu dilakukan, bukan berarti saat itu Indonesia tengah dalam kondisi darurat finansial.

"Saya hanya ingin mengatakan bahwa ruang untuk melakukan RDG bulanan sebelum RDG yang terjadwal itu terbuka. Tapi saya bukan ingin mengatakan itu rapat emergency. Sebenarnya, tidak ada itu rapat emergency," katanya di Gedung BI, Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Menurutnya, RDG sebelum jadwal merupakan hal yang wajar dan mungkin dilakukan oleh bank sentral. Apalagi jika terjadi perkembangan baru di lapangan yang butuh respons yang cepat.

"Waktu kita menjadwalkan RDG itu kan asumsinya perkembangan sesuai prediksi. Kalau ada perkembangan baru yang butuh respons cepat itu sesuatu yang wajar dan itu dimungkinkan. Dan kemungkinan itu ada untuk melakukan RDG sebelum 27 Juni itu sejalan dengan saya akan lebih pre-emptive dalam kenaikan suku bunga," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Ambles Tembus...
Rupiah Ambles Tembus Rp17 Ribu, Perry Warjiyo Blak-blakan Soal Strategi Intervensi BI
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah...
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah usai Terkapar di Rp17.425, Pembelian Dolar Diperketat
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
39 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
47 menit yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
2 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved