Pantau BBM dan LPG Saat Mudik, Posko Nasional ESDM Dibentuk

Sabtu, 26 Mei 2018 - 20:08 WIB
Pantau BBM dan LPG Saat...
Pantau BBM dan LPG Saat Mudik, Posko Nasional ESDM Dibentuk
A A A
JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menyelenggarakan Posko Nasional ESDM Hari Raya Idul Fitri 2018 dan menunjuk Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sebagai koordinator posko. Posko Nasional ESDM akan memulai masa kerjanya pada H-15 sampai dengan H+13 Idul Fitri yaitu pada tanggal 31 Mei 2018 hingga 28 Juni 2018.

"Tim posko akan memantau setiap hari, dengan dibagi menjadi 2 shift, bertempat di BPH Migas. Rencana pemantauan langsung lapangan difokuskan ke daerah-daerah infrastruktur, sektor-sektor ESDM termasuk objek vital Nasional serta jalur terkait penyediaan dan pendistribusiannya," ujar Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa di Jakarta, Sabtu (26/5/2018).

Bidang-bidang yang dipantau oleh Posko Nasional ini antara lain Bahan Bakar Minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, gas LPG 3 kilogram, Jaringas Gas Kota (jargas), listrik, dan geologi. Namun, titik berat pemantauan akan dilakukan pada BBM dan LPG 3 kg.

"Mesti kami betul-betul perhatikan adalah untuk BBM Jamali, non Jamali, juga JBKP, dan LPG 3 kg. Di luar itu relatif aman. Contohnya listrik, karena listrik itu, selama menjelang Idul Fitri, mulai tanggal 8 sampai 20 Juni itu Insya Allah semua kantor dan pabrik akan tutup, jadi listrik akan turun, berkisar sampai 20%. Kalau untuk Pulau Jawa mungkin sampai 30%," katanya.

Meskipun diprediksi aman, namun Ifan menekankan agar PLN tetap memantau kelistrikan di daerah-daerah terpencil. Ia menambahkan, jangan sampai masyarakat di desa-desa yang mau melaksanakan Lebaran tidak hidup listriknya. "Biasanya itu di distribusinya, kalau beban puncak malah turun," lanjut Ifan.

Terkait dengan BBM, puncak konsumsi BBM akan terjadi pada saat arus mudik, yakni pada H-6 dan H-2, serta pada arus balik H+4 dan H+8.

"Karena masa masa libur ini panjang, kami sudah analisis memang terjadi 2 kali pada saat arus mudik dan arus balik. Ini khusus untuk BBM Gasoline. Kalau solar puncaknya di H-6 terjadi kenaikan 56%, yakni mencapai 55.122KL. Tetapi karena ada kebijakan mobil truk tidak boleh lewat, maka terjadi penurunan yang drastis pada hari H Idul Fitri, turun mjd 14.205 KL," tutur Ifan.

Untuk melayani masyarakat, Kementerian ESDM telah berkoordinasi dengan Pertamina dan AKR Corporindo untuk memberi tambahan pelayanan BBM, di luar SPBU yang sudah ada.

"Untuk tambahan di luar SPBU yang ada, Pertamina akan mengoperasikan Serambi Pertamax sebanyak 13 layanan, KiosK Pertamax 60 layanan, motoris kemasan sebanyak 200 unit, kantong BBM 105, dan mobil dispenser 16 unit. AKR juga akan mengoperasikan 3 layanan Kiosk kemasan, kalau bisa kami minta tambah lagi sampai 10 layanan. Kita juga mengundang Shell dan Total untuk buka kios-kios, ini akan membantu masyarakat," tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Catatan Sri Mulyani:...
Catatan Sri Mulyani: Uang Subsidi Ratusan Triliun Disedot Menengah Atas
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tegaskan Komitmen Perkuat Distribusi Energi hingga Pelosok Negeri
Antisipasi Libur Panjang...
Antisipasi Libur Panjang Imlek-Ramadan, Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
Dukung Pasokan BBM Lebaran,...
Dukung Pasokan BBM Lebaran, Elnusa Petrofin Optimalkan Sistem Monitoring Digital
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Lanjutkan Penyaluran BBM ke Bireuen
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi BBM di Kalimantan Barat
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
16 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
28 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
42 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
53 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved