Ini Capaian Pertamina hingga Kuartal I/2018 di Sektor Hulu

Senin, 28 Mei 2018 - 21:15 WIB
Ini Capaian Pertamina...
Ini Capaian Pertamina hingga Kuartal I/2018 di Sektor Hulu
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mencatat kinerja hulu yang positif hingga kuartal pertama 2018. Produksi migas setara minyak sepanjang Januari-Maret 2018 tercatat sebesar 923 MBOEPD yang terdiri atas minyak 386 MBOPD dan gas 3.115 MMSCFD.

Produski minyak tersebut naik 14% dibandingkan periode yang sama 2017, yang terealisasi sebesar 337 MBOEPD. Sementara produksi gas melonjak sebesar 55% dibandingkan periode yang sama 2017 yang sebesar 2.007 MMSCFD.

"Capaian kinerja hulu yang positif tersebut merupakan kerja keras seluruh insan Pertamina dalam upaya meningkatkan," ujar Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Syamsu Alam di Jakarta, Senin (28/5/2018).

Tak hanya migas, lanjut Syamsu, di sektor panas bumi (geothermal), Pertamina juga menunjukkan capaian positif. Pada kuartal pertama 2018, produksi panas bumi setara listrik mencapai 959 GWh, naik tipis 1% dibandingkan realisasi di kuartal I/2017 yang sebesar 949 GWh.

Sementara, kapasitas terpasang panas bumi Pertamina hingga kuartal pertama 2018 mencapai 617 MW atau masih sama dengan posisi pada 2017. "Saat ini, proyek geothermal Lumut Balai Unit 1 dalam tahap EPC dan dijadwalkan onstream pada kuartal keempat 2018," katanya.

Mengenai program prioritas sektor hulu pada 2018, Syamsu menjelaskan, di sisi produksi prioritasnya antara lain mempertahankan produksi migas Blok Mahakam dengan mengembangkan Lapangan Tunu Shallow Phase 4, Handil Phase 5, dan Tambora Phase 5; menaikkan produksi Lapangan Banyu Urip; menurunkan decline rate dengan membor 108 sumur, well services, termasuk program reaktivasi lapangan; serta optimalisasi operasi panas bumi Ulubelu, Kamojang, dan Lahendong.

Sedangkan, proyek-proyek hulu yang menjadi program prioritas pada 2018 antara lain panas bumi Karaha dan Lumut Balai; gas Jambaran Tiung Biru; dan pengembangan proyek PIEP PLN Phase IV untuk menambah produksi migas dari luar negeri.

Terkait akuisisi, Syamsu mengatakan, pemerintah telah memutuskan 100% hak kelola atau participating interest blok migas terminasi pada 2018 kepada Pertamina yakni Tuban, Ogan Komering, NSO, Sangasanga, Attaka, East Kal, OSES, dan Tengah. Proses alih kelola seluruh blok terminasi, termasuk operasi dan sumber daya manusia menurutnya berjalan dengan lancar.

Untuk program upstream services, Syamsu melanjutkan, Pertamina menambah tiga unit rig hoist dalam upaya meningkatkan pangsa PDSI dengan tetap memperhatikan aspek HSSE dan kepuasan konsumen. Selain itu, membangun dan mengembangkan operasi pemboran dengan teknologi informasi yang terintegrasi sehingga memberikan peluang bisnis bagi Elnusa maupun PDSI.

"Penerapan gross split menjadi peluang bagi PDSI dan Elnusa agar program sinergi bisa terlaksana khususnya melalui penggunaan dan pemanfaatan barang dan jasa," ujar Syamsu.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Jaga Produksi...
Pertamina Jaga Produksi Hulu Migas demi Keberlangsungan Energi
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Jurus Pertamina Menjaga...
Jurus Pertamina Menjaga Produksi Hulu Migas Saat Pandemi Covid-19
Pertamina-BUMN Migas...
Pertamina-BUMN Migas Aljazair Perluas Kerja Sama Hulu dan Hilir
Jelang Alih Kelola,...
Jelang Alih Kelola, SKK Migas-Pertamina-Chevron Sambangi Kepala Daerah WK Rokan
GM PHM: Tantangan Kian...
GM PHM: Tantangan Kian Berat, Kami Tetap Optimistis
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
32 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved