Jelang Lebaran, Disperindag Jateng Pantau Ketat Harga Sembako

Selasa, 29 Mei 2018 - 03:11 WIB
Jelang Lebaran, Disperindag...
Jelang Lebaran, Disperindag Jateng Pantau Ketat Harga Sembako
A A A
SEMARANG - Kenaikan harga kebutuhan pokok atau sembako selama Ramadhan dan menjelang Lebaran sudah diprediksi sebelumnya, meski kenaikannya belum terlalu signifikan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng berupaya memberikan jaminan stok sembako di wilayah Jawa Tengah aman dan mencukupi, termasuk jika ada lonjakan permintaan.

Oleh karena itu, Disperindag Jateng terus melakukan pengawasan dan pemantauan harga bahan pokok di pasaran. Hal itu dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sembako bisa berlangsung hingga lebaran dan pascalebaran. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jateng, Mohammad Santoso mengungkapkan, hingga hari ini, Senin (28/5), beberapa bahan pokok malah mengalami penurunan harga di pasaran.

"Dari pantauan kami, hingga hari ini yang mengalami kenaikan 5 persen hanya cabe rawit merah. Bahkan bahan pokok seperti beras dan gula mengalami penurunan harga. Kemarin yang sempat tinggi adalah beras. Namun saat ini turun. Bahkan saat kita tinjauan ada yang 9 ribu per kilonya," papar Santoso saat berbicara dalam Diskusi Prime Topic yang digelar MNC Trijaya FM Semarang, bertema Kendalikan Harga Sembako, di lobi Hotel Quest Semarang, Jawa Tengah, Senin (28/5).

Atas kondisi tersebut, Santoso mengaku optimis pemenuhan kebutuhan bahan pokok untuk Ramadhan pada tahun ini akan lebih baik daripada bulan Ramadan di tahun sebelumnya. Sebagai lankah antisipasi, saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara ketat harga kebutuhan pokok jelang Lebaran 2018. “Jika ada kenaikan, pihaknya akan langsung melakukan intervensi dengan memperbanyak suplai bahan pokok,” tegasnya.

Menurutnya, antisipasi dilakukan oleh pemerintah pusat , provinsi, dan daerah dengan tim yang terintegrasi terkait penetrasi pasar. Pada pengalaman tahun sebelumnya, tim tersebut mengintegrasikan dengan stok yang ada. “Jadi ini salah satu langkah yang kita gunakan untuk intervensi pasar," ujar Santoso.

Sementara, Anggota Komisi B DPRD Jateng, Ferry Firmawan mengatakan bahwa kenaikan harga sembako jelang lebaran sudah bisa diprediksi. Dia menganggap wajar karena biasanya jelang lebaran, masyarakat yang berdagang butuh uang lebih, sehingga pada akhirnya menaikkan harga atau biasa dalam bahasa Jawa disebut mremo. “Akan tetapi tentu yang tidak diharapkan adalah harga tinggi, dan membuat daya beli masyarakat terhadap sembako, rendah. Atau terjadi kelangkaan," tukas Ferry.

Ketua LP2K Provinsi Jateng, Ngargono berharap pemerintah provinsi Jateng dalam hal ini Disperindag terus melakukan pengawasan harga sembako di pasaran baik selama Ramadan, menjelang hingga pasca Lebaran. “Dengan pengawasan tersebut akan membuat masyarakat lebih tenang dalam pemenuhan kebutuhan akan sembako,” ujar Ngargono.

Sebab itu, pihaknya menyambut positif kehadiran satgas pangan karena juga relatif memberikan rasa nyaman bagi masyarakat. “Secara psikologis bisa menenangkan pasar, terutama di H-7 hingga H+1. Karena ada titik rawan terutama menyangkut kebutuhan daging,” ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pekan Kedua Ramadhan,...
Pekan Kedua Ramadhan, Harga Sembako di Sinjai Kembali Naik
Harga Sembako di Kabupaten...
Harga Sembako di Kabupaten Gowa Mulai Merangkak Naik
2 Pekan Jelang Ramadan...
2 Pekan Jelang Ramadan Harga Bahan Pokok di Bandung Melambung
Jelang Ramadhan, Pedagang...
Jelang Ramadhan, Pedagang di Bangka Selatan Diimbau Tak Naikkan Harga
Venna Melinda Terima...
Venna Melinda Terima Keluhan Emak-emak Harga Sembako Mahal
BI Jakarta Pantau Harga...
BI Jakarta Pantau Harga Sembako saat Natal dan Tahun Baru
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
33 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
33 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
47 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
53 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved