Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
Rabu, 08 Juli 2026 - 09:25 WIB
loading...
PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), perusahaan pengolahan udang yang sebagian sahamnya dimiliki Kaesang Pangarep tercatat memiliki pinjaman bank dengan nilai capai triliunan rupiah per 31 Mei 2026. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), perusahaan pengolahan udang yang sebagian sahamnya dimiliki Kaesang Pangarep tercatat memiliki pinjaman bank dengan nilai capai triliunan rupiah per 31 Mei 2026. Pada akhir 2021, PT Harapan Bangsa Kita yang didirikan oleh anak Presiden RI ke-8 Joko Widodo, Kaesang Pangarep membeli kurang lebih 8% saham (sekitar 188,24 juta lembar saham) senilai Rp92,23 miliar di perusahaan eksportir udang PMMP.
Berdasarkan data pemegang saham, PT Harapan Bangsa Kita yang juga dikenal sebagai GK Hebat, tercatat sebagai salah satu pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5%, yakni sebanyak 188,24 juta saham atau setara 7,27%.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/7), PMMP memiliki kewajiban kredit terhadap sejumlah bank dengan total sekitar Rp2,8 triliun. Tercatat, utang ke PT Bank Permata Tbk dengan outstanding USD53,12 juta atau sekitar Rp953,4 miliar (kurs Rp17.948 per dolar AS), ditambah fasilitas sebesar Rp5,49 miliar.
Baca Juga: Melantai di Bursa, Panca Mitra Bidik Dana Segar Rp300 Miliar
Perseroan juga memiliki utang kepada PT Bank Central Asia Tbk sebesar USD40,29 juta atau sekitar Rp723 miliar, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia sebesar USD30,71 juta atau sekitar Rp551,2 miliar, serta PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebesar USD22,8 juta atau sekitar Rp409,1 miliar.
Selain itu, PMMP masih memiliki pinjaman kepada PT Bank Maspion Indonesia Tbk sebesar USD7,21 juta atau Rp129,4 miliar dan PT Bank Resona Perdania sebesar USD5,99 juta atau sekitar Rp107,5 miliar.
Berdasarkan data pemegang saham, PT Harapan Bangsa Kita yang juga dikenal sebagai GK Hebat, tercatat sebagai salah satu pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5%, yakni sebanyak 188,24 juta saham atau setara 7,27%.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/7), PMMP memiliki kewajiban kredit terhadap sejumlah bank dengan total sekitar Rp2,8 triliun. Tercatat, utang ke PT Bank Permata Tbk dengan outstanding USD53,12 juta atau sekitar Rp953,4 miliar (kurs Rp17.948 per dolar AS), ditambah fasilitas sebesar Rp5,49 miliar.
Baca Juga: Melantai di Bursa, Panca Mitra Bidik Dana Segar Rp300 Miliar
Perseroan juga memiliki utang kepada PT Bank Central Asia Tbk sebesar USD40,29 juta atau sekitar Rp723 miliar, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia sebesar USD30,71 juta atau sekitar Rp551,2 miliar, serta PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebesar USD22,8 juta atau sekitar Rp409,1 miliar.
Selain itu, PMMP masih memiliki pinjaman kepada PT Bank Maspion Indonesia Tbk sebesar USD7,21 juta atau Rp129,4 miliar dan PT Bank Resona Perdania sebesar USD5,99 juta atau sekitar Rp107,5 miliar.
Lihat Juga :