PLN Hubungkan Listrik Sistem Mahakam dan Barito Dalam Satu Interkoneksi

Jum'at, 01 Juni 2018 - 15:08 WIB
PLN Hubungkan Listrik...
PLN Hubungkan Listrik Sistem Mahakam dan Barito Dalam Satu Interkoneksi
A A A
BALIKPAPAN - PLN berhasil menggabungkan jaringan listrik Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan dalam satu interkoneksi. Hal ini ditandai dengan mengalirnya listrik melalui kabel 150 kilo Volt (kV) dari Gardu Induk (GI) PLTU Balikpapan di Kalimantan Timur ke GI Tanjung di Kalimantan Selatan pada Rabu (30/5/2018).

Direktur PLN Regional Kalimantan Machnizon mengatakan, dengan interkoneksi Kalimantan Timur-Kalimantan Selatan diharapkan meningkatkan keandalan listrik dua provinsi ini, karena ketersediaan cadangan daya pada sistem Mahakam mencapai 155.46 MW.

“Interkoneksi ini menjadikan bertambahnya kehandalan sistem listrik Barito di Kalimantan Selatan karena didukung oleh pasokan listrik dari pembangkit-pembangkit yang ada di sistem Mahakam Kalimantan Timur,” ujar Machnizon.

“Selain itu, interkoneksi ini juga menurunkan biaya pokok penyediaan (BPP) listrik Kaltim maupun Kalsel dan mematikan beberapa PLTD yang berbahan bakar HSD,” imbuh Machnizon.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan kebutuhan energi listrik di Provinsi Kalimantan Timur disuplai oleh sistem Mahakam yang melayani Kota Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, dan Bontang.

“Dengan adanya pasokan listrik dari PLTU Teluk Balikpapan (2x110 MW), PLTGU Tanjung Batu 100 MW, listrik swasta, dan PLTD lainnya, daya mampu sistem mahakam saat ini mencapai 547.63 MW dengan beban puncak 392.17 MW. Tersedia daya cadangan 155.46 MW di sistem mahakam,” paparnya.

“Cadangan daya ini menjadikan kondisi kelistrikan di Provinsi Kalimantan Timur menjadi lebih baik. Adanya Sistem interkoneksi Kalimantan Timur – Kalimantan Selatan diharapkan meningkatkan keandalan kondisi listrik di dua provinsi ini, dikarenakan adanya ketersediaan cadangan daya pada sistem mahakam sebesar 155.46 MW dan sistem barito sebesar 92 MW,” sambung Machnizon.

Dalam rencana jangka panjang, PLN terus membangun dan mengembangkan sistem kelistrikan di pulau Kalimantan dengan menginterkoneksikan seluruh sistem kelistrikan. “Tidak hanya sistem interkoneksi Kalimantan Timur – Kalimantan Selatan saja, tetapi sistem kelistrikan dapat terhubung sampai provinsi Kalimantan Utara, sehingga cita-cita “Kalimantan Terang” dapat terwujud segera,” terangnya.

Machnizon juga mengungkapkan bahwa pasokan listrik yang andal dan adanya percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan diharapkan dapat ikut mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang lebih baik di Kalimantan timur dan Kalimantan Selatan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Ratusan KK di Kabupten...
Ratusan KK di Kabupten Muara Enim Hidup Tanpa Listrik
PLN Siap Jalankan Keputusan...
PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Berikan Stimulus Listrik
2.415 Keluarga Kini...
2.415 Keluarga Kini Nikmati Listrik Berkat Donasi Pegawai PLN
Berita Terkini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
18 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
54 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
1 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved