G7 Kecam Pemerintahan Trump Atas Pengenaan Tarif Impor Baja

Minggu, 03 Juni 2018 - 15:01 WIB
G7 Kecam Pemerintahan...
G7 Kecam Pemerintahan Trump Atas Pengenaan Tarif Impor Baja
A A A
WHISTLER - Para sekutu terdekat Amerika Serikat (AS) menyerang administrasi Trump yang telah memberlakukan tarif impor baja dan aluminium bagi negara-negara anggota kelompok tersebut. Tindakan Trump dinilai telah meningkatkan tantangan dengan badan perdagangan utama dunia, dan mengganggu suasana pada pertemuan para pemimpin keuangan G7.

Para pemimpin ekonomi global terkemuka pada hari Sabtu (2/6) meminta Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin untuk menyampaikan keprihatinan dan kekecewaan bulat mereka tentang tarif logam yang diberlakukan oleh Washington.

Seperti diketahui, tarif AS sebesar 25% untuk impor baja dan 10% untuk aluminium dikenakan pada Jumat (1/6) pagi di Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa setelah mereka menolak untuk menerima kuota baja dan aluminium dalam negosiasi dengan Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross.

"Para menteri dan gubernur sepakat bahwa diskusi ini harus dilanjutkan pada pertemuan puncak para pemimpin di Charlevoix, di mana tindakan yang menentukan diperlukan. Tujuannya adalah untuk memulihkan kemitraan kolaboratif untuk mempromosikan perdagangan bebas, adil, dapat diprediksi dan saling menguntungkan," ungkap G7 dalam pernyataan ringkasan yang ditulis oleh Kanada, seperti dikutip Reuters, Minggu (3/6/2018).

Mnuchin adalah sasaran utama kritik pada pertemuan para menteri keuangan Kelompok Tujuh dan gubernur bank sentral di Kanada, dengan enam negara anggota G7 lainnya. Tarif tersebut dinilai menyulitkan upaya AS untuk mendapatkan kerja sama untuk menantang praktik perdagangan China.

Menteri Keuangan Jepang Taro Aso menyebut tindakan AS sangat menyedihkan. Produsen baja dan aluminium Jepang terpaksa membayar tarif logam AS sejak 23 Maret lalu. "Ini tidak sering terjadi di pertemuan G7. Tetapi ini AS melawan semua orang," kata Aso kepada wartawan.

Uni Eropa dan Kanada telah sama-sama mengajukan tantangan dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tarif itu dikenakan di bawah dalih palsu untuk menjaga keamanan nasional AS.

Sementara, Mnuchin yang dianggap sebagai salah satu suara perdagangan yang lebih moderat dalam kabinet Trump, mengatakan masalah itu mungkin perlu diselesaikan oleh para pemimpin G7 pada pertemuan puncak pekan depan di Charlevoix, Quebec.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Cara Negara G7 Mencegah...
5 Cara Negara G7 Mencegah Perang Baru
Korea Utara Tuding G7...
Korea Utara Tuding G7 Jadi Klub Perang
Timur Tengah Membara,...
Timur Tengah Membara, G7 Tegaskan Dukungan untuk Ukraina
Kinerja ALMI Terpukul...
Kinerja ALMI Terpukul Kondisi Perekonomian Global
Tak Pernah Terjadi Sebelumnya,...
Tak Pernah Terjadi Sebelumnya, China Mampu Tundukkan AS
China Menyerah? Xi Jinping...
China Menyerah? Xi Jinping Sebut Tak Ada Pemenang dalam Perang Dagang Melawan AS
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
57 menit yang lalu
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
1 jam yang lalu
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
3 jam yang lalu
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
5 jam yang lalu
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
5 jam yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
16 jam yang lalu
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved