China Menyerah? Xi Jinping Sebut Tak Ada Pemenang dalam Perang Dagang Melawan AS

Jum'at, 13 Desember 2024 - 07:16 WIB
loading...
China Menyerah? Xi Jinping...
Presiden China, Xi Jinping menekankan, bahwa tidak ada pihak yang akan muncul sebagai pemenang jika perang dagang dengan AS terus berkelanjutan. Foto/Dok
A A A
BEIJING - Presiden China , Xi Jinping menekankan, bahwa tidak ada pihak yang akan muncul sebagai pemenang jika perang dagang dengan AS terus berkelanjutan. Hal itu disampaikan Xi Jinping saat berbicara dengan para kepala organisasi ekonomi internasional utama di forum Dialog '1+10' di Beijing.

Para peserta Forum Dialog tersebut di antaranya termasuk kepala Bank Pembangunan Baru BRICS+, Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia dan Organisasi Perdagangan Dunia (WHO).

Baca Juga: 13 Perusahaan Militer AS Dihajar Sanksi China, Ini Penyebabnya

Di depan para pimpinan organisasi ekonomi global, Beijing bersedia membuka dialog, memperluas kerja sama, dan mencari keluar untuk segala perbedaan dengan Washington. Xi Jinping juga menyatakan harapannya, bahwa AS akan melakukan hal yang sama.

Bulan lalu, Xi Jinping menekankan bahwa setiap upaya untuk menghambat pertumbuhan ekonomi China akan menjadi "garis merah" bagi Beijing dalam membangun hubungannya dengan Washington. Tidak ada negara adidaya yang boleh "merombak sesuai dengan keinginan sendiri," menekan atau "merampas hak yang sah untuk pembangunan," ungkap Xi menegaskan.

Sementara itu Presiden terpilih AS, Donald Trump yang akan resmi menjabat pada 20 Januari 2025, mendatang telah berjanji bakal meningkatkan langkah-langkah proteksionis untuk membela kepentingan ekonomi Amerika, terutama terhadap China.

Di bawah pemerintahan Trump yang pertama, Washington mengobarkan perang dagang melawan Beijing, yang mengakibatkan tarif dan sanksi timbal balik. Selanjutnya pemerintahan Presiden Joe Biden melanjutkan praktik tersebut, usai menuduh Beijing melakukan "praktik bisnis yang tidak adil" dan mengenakan tarif pada barang-barang China senilai miliaran dolar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Biaya Logistik Menggila,...
Biaya Logistik Menggila, Pembeli Asia Batalkan Impor LPG dari AS
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Rekomendasi
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Berita Terkini
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved