BI Repo Rate Bakal Naik Lagi, Bank Diminta Tak Langsung Respons

Kamis, 21 Juni 2018 - 21:09 WIB
BI Repo Rate Bakal Naik...
BI Repo Rate Bakal Naik Lagi, Bank Diminta Tak Langsung Respons
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) wajar bila direspons Bank Indonesia (BI) yang turut menaikkan suku bunga acuan. Seperti diketahui Bank Sentral Amerika (AS) alias The Fed telah menaikkan suku bunga acuannya atau Fed Fund Rate (FFR) sebanyak dua kali.

Langkah tersebut diperkirakan bakal terus berlanjut secara bertahap sebanyak empat kali tahun ini. Tentunya bila hal itu terjadi, maka bisa kembali menaikan suku bunga acuan Indonesia. Sinyal berlanjutnya pengetatan moneter ini pun sudah diberikan BI yang akan dibahas dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 27-28 Juni 2018 mendatang.

"Kecenderungan kenaikan Fed rate itu sesuatu kemungkinan akan berjalan beberapa kali. Berarti tingkat bunga kita ( suku bunga acuan BI) juga akan berpengaruh naik, karena kalau tidak kurs-nya (kurs Rupiah terhadap Dolar AS) akan terganggu lagi," ujar Menko Darmin di Jakarta, Kamis (21/6/2018).

Sambung dia, Ia menekankan, pentingnya koordinasi antara BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar kenaikan suku bunga acuan tak langsung direspons perbankan dengan kenaikan suku bunga kredit. "Jadi ada hal-hal yang bisa dilakukan, sehingga peningkatan suku bunga acuan tidak perlu otomatis mendorong naiknya tingkat bunga kredit," terangnya.

Menko Darmin menambahkan, yang bisa dilakukan yakni dengan efisiensi di sektor perbankan, sehingga dengan efisiensi ini kondisi perbankan mampu untuk menahan suku bunga kreditnya. "Bisa juga dijalankan mendorong efisiensi diperbankan. Artinya tentu saja mendorong supaya biaya-biaya yang tidak efisisen untuk diefisienkan. Yang bisa lakukan itu OJK," tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
33 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Rusia Harus Siap Bentrokan...
Rusia Harus Siap Bentrokan Langsung dengan NATO 10 Tahun Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved