Harga Minyak Brent Anjlok 2% Antisipasi Kenaikan Produksi OPEC

Senin, 25 Juni 2018 - 10:58 WIB
Harga Minyak Brent Anjlok...
Harga Minyak Brent Anjlok 2% Antisipasi Kenaikan Produksi OPEC
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah Brent turun lebih dari 2% pada perdagangan Senin pagi, ketika para pelaku pasar memprediksi peningkatan produksi bakal disepakati oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) di Wina. Seperti diketahui OPEC bersiap melakukan pertemuan untuk menentukan kelanjutan kebijakan pemangkasan produksi.

Seperti dilansir Reuters, Senin (25/6/2018) harga minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan internasional untuk harga minyak, berada di posisi USD73,90 per barel pada pukul 00.35 GMT. Hal itu menunjukkan harga minyak Brent mengalami penurunan sebesar 2,2 persen dari penutupan terakhir. Sedangkan harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di level USD68,36 per barel atau lebih rendah turun 0,3%.

Penurunan harga minyak Negeri Paman Sam -julukan AS- dipengaruhi oleh sedikit penyusutan yang terjadi dalam aktivitas pengeboran AS. Harga minyak awalnya melonjak setelah kesepakatan diumumkan karena tidak terlihat meningkatkan pasokan sebanyak yang diharapkan. Mitra OPEC dan non-OPEC termasuk Rusia sejak 2017 telah memotong produksi 1,8 juta barel per hari (bpd) untuk mengencangkan pasar dan menaikkan harga.

Namun kebijakan yang dipimpin OPEC terganggu oleh insiden yang terjadi pada beberapa tempat-tempat seperti Venezuela dan Angola, dimana outputnya di bawah target pengurangan produksi. Bank Barclays Inggris mengatakan bahwa komitmen OPEC dan Rusia akan mengambil "pasar dari defisit -0,2 juta bph dalam H2 2018 menjadi 0,2 juta bpd surplus".

Konsultan energi Wood Mackenzie mengatakan perjanjian itu "mewakili kompromi antara menanggapi tekanan konsumen dan kebutuhan negara-negara penghasil minyak untuk mempertahankan harga minyak dan mencegah merugikan ekonomi mereka". Di Amerika Serikat, perusahaan-perusahaan energi AS pekan lalu memangkas satu rig minyak, pengurangan pertama dalam 12 minggu, mengambil jumlah total rig menjadi 862 seperti disampaikan Baker Hughes (GE.N) akhir pekan kemarin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
47 menit yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
1 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
1 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
1 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Anjlok,...
Penjualan Mobil Anjlok, Volkswagen akan Produksi Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved