Petrokimia Lempar Dua Produk Baru ke Pasar Pupuk Nasional

Selasa, 10 Juli 2018 - 23:07 WIB
Petrokimia Lempar Dua...
Petrokimia Lempar Dua Produk Baru ke Pasar Pupuk Nasional
A A A
GRESIK - Bertepatan dengan HUT ke-46, pabrik plat merah PT Petrokimia Gresik melempar dua produk baru ke pasar pupuk nasional. Manajemen anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) berharap dua produk itu mampu menjadi alternative pola pemupukan majemuk.

Direktur Utama PG Nugroho Christijanto menyatakan, dua produk pupuk baru itu nonsubsidi, yakni NPK dan NPS. Manajemen perusahaan ber-tagline produsen pupuk terlengkap itu ingin terus melengkapi produk pupuk yang dibutuhkan petani maupun kalangan pelaku agroindustry.

“Dua produk tersebut segmennya ada tersendiri. Satu berbasis pupuk majemuk, tapi ada unsur kalsiumnya. Keduanya itu memiliki segmen sendiri," ujar usai menjadi Inspektur Upacara HUT PG di Stadion Tridarma Petrokimia Gresik, Selasa (10/7/2018).

Direktur Teknik dan Pengembangan (Dirtekbang) PT Petrokimia Gresik, Arif Fauzan menambahkan, bila pupuk produk baru itu di-launching di Petrokimia Agrifood Expo (PAE) 2018 ini. Hanya saja, sebagai produk baru tentu dalam satu hingga dua tahun ke depan kemungkinan besar pangsa pasarnya masih kecil.

“Tapi, kami memperkirakan ke depan kebutuhan dan permintaan atas kedua jenis pupuk ini bakal meningkat seiring dengan pengenalan kedua pupuk ini yang makin bagus di mata petani,” tambah dia saat mendampingi Direktur Utama PG Nugroho Christijanto.

Dijelaskan, bila manajemen PG mendapat jatah slot pupuk nonsubsidi 160 ribu ton pertahun untuk pupuk Phonska plus. Dari jumlah itu, sebanyak 10 ribu ton pertahun diperuntukkan buat pupuk NPK dan NPS.

Arif Fauzan merinci, bila nantinya kedua produk nonsubsidi itu segmennya ke sektor hortikultura. Sebab, bisnis nitrat itu lebih mudah diserap tanaman dengan posisi tak kaya air. Selain itu, program tersebut untuk mendukung pemerintah. Sebab, selama ini program itu kurang begitu baik dan pasarnya akan terus diperbesar.

"Dua produk ini tidak mengganggu produk pupuk komersial sebelumnya, yakni NPK Phonska plus yang sudah dipasarkan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pupuk Langka, Massa...
Pupuk Langka, Massa Gabungan LSM dan Petani Datangi Petrokimia Gresik
Pengawasan Distribusi...
Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi Diperketat Lewat Aplikasi Digital
Resmikan Gudang Curah...
Resmikan Gudang Curah Urea di Gresik, Pupuk Indonesia Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Stok Pupuk Bersubsidi...
Stok Pupuk Bersubsidi 437.900 Ton, Petani Sambut Musim Tanam April dengan Aman
Pupuk Indonesia Teken...
Pupuk Indonesia Teken JDA Pengembangan Green Hydrogen dan Green Ammonia di Gresik
Inovasi Digital Petrokimia...
Inovasi Digital Petrokimia Gresik Percepat Layanan Pupuk Nonsubsidi
Berita Terkini
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
8 menit yang lalu
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
19 menit yang lalu
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
34 menit yang lalu
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
1 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
2 jam yang lalu
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved