Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Jum'at, 12 Juni 2026 - 16:05 WIB
loading...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (12/6/2026). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (12/6/2026), naik 128 poin atau sekitar 0,71 persen ke level Rp17.860 per dolar AS. Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa salah satu sentimen datang dari Trump membatalkan serangan yang direncanakan pada hari Kamis, mengatakan bahwa diskusi dengan Iran telah mengalami kemajuan dan kesepakatan damai yang akan membuka kembali Selat Hormuz untuk pelayaran dapat ditandatangani paling cepat akhir pekan ini, meskipun Teheran mengatakan belum membuat keputusan akhir.
Adapun sebelumnya, Iran mengumumkan "penutupan" Selat Hormuz, di mana lalu lintas kapal sudah sangat terbatas, dengan mengatakan akan menembak kapal apa pun yang mencoba melewati jalur air tersebut. "Selat tersebut biasanya dilalui seperlima dari pengiriman minyak dan gas alam cair global, dan blokade Teheran selama berbulan-bulan telah membuat harga energi tetap tinggi," tulis Ibrahim dalam risetnya, Jumat (12/6/2026).
Baca Juga: Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Media pemerintah melaporkan pada hari Jumat bahwa pasukan Iran telah mencegah sebuah kapal tanker untuk melintasi Selat Hormuz tanpa koordinasi. Militer AS mengatakan di media sosial bahwa kapal komersial terus melintasi jalur air tersebut.
Selain itu, data ekonomi AS terbaru pada hari Kamis memperkuat kekhawatiran bahwa tekanan inflasi tetap tinggi. Harga produsen naik lebih dari yang diperkirakan pada bulan Mei, mencatatkan kenaikan tahunan terbesar dalam tiga setengah tahun karena biaya energi yang lebih tinggi memengaruhi perekonomian.
Adapun sebelumnya, Iran mengumumkan "penutupan" Selat Hormuz, di mana lalu lintas kapal sudah sangat terbatas, dengan mengatakan akan menembak kapal apa pun yang mencoba melewati jalur air tersebut. "Selat tersebut biasanya dilalui seperlima dari pengiriman minyak dan gas alam cair global, dan blokade Teheran selama berbulan-bulan telah membuat harga energi tetap tinggi," tulis Ibrahim dalam risetnya, Jumat (12/6/2026).
Baca Juga: Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Media pemerintah melaporkan pada hari Jumat bahwa pasukan Iran telah mencegah sebuah kapal tanker untuk melintasi Selat Hormuz tanpa koordinasi. Militer AS mengatakan di media sosial bahwa kapal komersial terus melintasi jalur air tersebut.
Selain itu, data ekonomi AS terbaru pada hari Kamis memperkuat kekhawatiran bahwa tekanan inflasi tetap tinggi. Harga produsen naik lebih dari yang diperkirakan pada bulan Mei, mencatatkan kenaikan tahunan terbesar dalam tiga setengah tahun karena biaya energi yang lebih tinggi memengaruhi perekonomian.
Lihat Juga :