Pemahaman Ketahanan Pangan dan Negara Dibutuhkan Calon Pemimpin RI

Selasa, 31 Juli 2018 - 06:05 WIB
Pemahaman Ketahanan...
Pemahaman Ketahanan Pangan dan Negara Dibutuhkan Calon Pemimpin RI
A A A
JAKARTA - Indonesia diyakini membutuhkan pemimpin yang paham soal ketahanan pangan serta ketahanan negara. Kriteria tersebut dinilai sangat dibutuhkan dalam menghadapi ancaman krisis pangan dan energi, di masa mendatang.

"Kurun waktu 5 sampai 10 tahun mendatang ini saya pikir krisis tentang energi termasuk masalah pertanian itu membutuhkan orang-orang yang memahami tentang tani, sehingga kita perlu meningkatkan atau menguatkan masalah pertanian ke depan," kata Sekjen HKTI Mayor Jenderal (Purn) Bambang Budi Waluyo.

Di lain sisi, saat ini kita menghadapi ancaman dari luar dan dalam negeri, sehingga diperlukan seorang pemimpin yang memahami pertahanan dan keamanan negara.

"Misalnya Pak Jokowi sedangkan Moeldoko sebagai wapres, sangat tepat sekali. Kalau kita melihat soal hakekat ancaman dari luar dan dalam negeri, tentunya membutuhkan figur yang memahami betul tentang pertahanan dan keamanan," ungkap lagi.

Menjadi petani sukses merupakan salah satu cita-cita Moeldoko sejak kecil. Sejak kecil Moeldoko telah mengenal petani dan pertanian karena ayahnya adalah seorang petani.

Karenanya, berbeda dengan banyak pensiunan petinggi TNI yang memilh karir di bidang bisnis atau politik, Moeldoko langsung terjun ke dalam pertanian. Kembali ke dunia pertanian, Moeldoko tidak mengalami hambatan berarti. Malahan dapat dikatakan sukses karena ia bertani secara modern dengan manajemen yang tepat dan memanfaatkan teknologi terkini.

Hal inilah yang memberikannya keunikan sebagai pendamping Jokowi. Ia mumpuni dari sisi militer, sebagaimana dikatakan oleh Bambang, “Untuk kompetitor saya pikir Moeldoko lebih menguasai, seorang Jenderal bintang empat Adhi Makayasa, saya pikir lebih baik dari jenderal-jenderal lain yang mungkin akan menjadi kompetitor nantinya, sehingga Pak Jokowi sangat untung.”

Tapi juga ia paham betul soal pertanian. “Saya pikir tepat dia, karena dia lahir di pedesaan dibesarkan oleh kyai di pesantren, hidupnya dilingkungan tani, sehingga sekarang menjadi Ketua Umum HKTI sudah sangat tepat karena mumpuni, dia memahami betul tentang pertanian,” tambah Bambang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ketua Dewan Pakar DPP...
Ketua Dewan Pakar DPP HKTI: Keanekaragaman Hayati Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Revitalisasi Organisasi,...
Revitalisasi Organisasi, Langkah HKTI Diharapkan Lebih Akseleratif
Kepemimpinan Moeldoko...
Kepemimpinan Moeldoko di HKTI Dinilai Berikan Banyak Kemajuan
Lewat HKTI, Moeldoko...
Lewat HKTI, Moeldoko Terus Berkontribusi Bantu Kelompok Tani
HKTI Sebut Jabar Tak...
HKTI Sebut Jabar Tak Perlu Takut Ancaman Krisis Pangan
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
12 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
33 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
51 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
1 jam yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved