IHSG Turun Tinggalkan Level 6.000, Rupiah Melemah ke Rp14.499
Jum'at, 03 Agustus 2018 - 12:02 WIB
IHSG Turun Tinggalkan Level 6.000, Rupiah Melemah ke Rp14.499
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan Jumat (3/8/2018) berbalik melemah sebesar 12,88 poin atau 0,21% menjadi 5.998,84. Awal perdagangan, indeks dibuka rebound dengan naik tipis 3,07 poin atau 0,05% ke level 6.014,80.
Mayoritas indeks sektoral melemah dengan aneka industri memimpin pelemahan -2,34%. Sementara sektor perkebunan memimpi penguatan +2,32%. Sentimen perang dagang membuat bursa Asia bergejolak pada Jumat ini, termasuk IHSG.
Dari 534 saham yang diperdagangkan, 167 naik, 197 stabil dan 170 tertekan. Nilai transaksi saham mencapai Rp24,17 triliun dari 12,85 miliar lembar. Transaksi bersih asing -Rp97,81 miliar, dengan aksi jual asing Rp19,03 triliun dan aksi beli asing Rp18,93 triliun.
Penurunan IHSG juga dipicu antara lain oleh kemerosotan harga saham Bank Mandiri Tbk (BMRI), Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Hingga pukul 09.14 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu BMRI turun 0,71% jadi Rp7.000 per unit. Dan harga saham BBCA turun 0,21% ke Rp23.400, dan TLKM turun 0,86% jadi Rp3.470 per unit.
Senada dengan itu, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di pasar spot pada jeda siang ini melemah 21 poin atau 0,14% ke level Rp14.499 per USD, dibandingkan penutupan Kamis kemarin di Rp14.478 per USD.
Begitu juga data Yahoo Finance, dimana rupiah terdepresiasi 22 poin atau 0,15% ke level Rp14.490 per USD, dibanding penutupan kemarin di Rp14.468 per USD. Rupiah dan mata uang Asia lainnya pada Jumat ini tidak berdaya menghadapi dolar AS, karena dolar menguat mengambil untung dari perang dagang.
Mayoritas indeks sektoral melemah dengan aneka industri memimpin pelemahan -2,34%. Sementara sektor perkebunan memimpi penguatan +2,32%. Sentimen perang dagang membuat bursa Asia bergejolak pada Jumat ini, termasuk IHSG.
Dari 534 saham yang diperdagangkan, 167 naik, 197 stabil dan 170 tertekan. Nilai transaksi saham mencapai Rp24,17 triliun dari 12,85 miliar lembar. Transaksi bersih asing -Rp97,81 miliar, dengan aksi jual asing Rp19,03 triliun dan aksi beli asing Rp18,93 triliun.
Penurunan IHSG juga dipicu antara lain oleh kemerosotan harga saham Bank Mandiri Tbk (BMRI), Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Hingga pukul 09.14 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu BMRI turun 0,71% jadi Rp7.000 per unit. Dan harga saham BBCA turun 0,21% ke Rp23.400, dan TLKM turun 0,86% jadi Rp3.470 per unit.
Senada dengan itu, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di pasar spot pada jeda siang ini melemah 21 poin atau 0,14% ke level Rp14.499 per USD, dibandingkan penutupan Kamis kemarin di Rp14.478 per USD.
Begitu juga data Yahoo Finance, dimana rupiah terdepresiasi 22 poin atau 0,15% ke level Rp14.490 per USD, dibanding penutupan kemarin di Rp14.468 per USD. Rupiah dan mata uang Asia lainnya pada Jumat ini tidak berdaya menghadapi dolar AS, karena dolar menguat mengambil untung dari perang dagang.
(ven)
Lihat Juga :