Tolak Naikkan Tarif, Grab Persilakan Demo saat Pembukaan Asian Games

Senin, 06 Agustus 2018 - 21:34 WIB
Tolak Naikkan Tarif,...
Tolak Naikkan Tarif, Grab Persilakan Demo saat Pembukaan Asian Games
A A A
JAKARTA - Presidium Gerakan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia merasa ditantang Grab untuk tetap melakukan aksi demo saat pembukaan Asian Games 2018. Buntut dari merasa diacuhkan aplikator asal Malaysia itu, saat proses mediasi yang difasilitasi Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya.

Dalam keterangan Garda kepada media massa, Senin (6/8) mengungkapkan, mediasi yang difasilitasi oleh Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya, dilakukan pada Jumat (3/8) di ruang rapat utama Dit Intelkam Polda Metro. Jaya, Gedung Promoter lantai 15 dari jam 16.00-19.30 WIB. Mediasi ini juga melibatkan manajemen Go-Jek dan Grab yang dilakukan secara terpisah.

"Hanya manajemen Go-Jek yang minta waktu untuk memutuskan akan menaikan tarif dasar untuk meredam Aksi 188 Garda. Namun dari manajemen Grab, terjadi sebaliknya," ungkap Ketua Presidium Garda, Igun Wicaksono.

Manajemen Grab menurutnya, seakan mendorong para mitranya untuk terus mempersilakan melanjutkan Aksi 188 dengan menolak mengakomodir tuntutan para mitra ojek onlinenya tersebut.

Grab bersikukuh pada kebijakannya melakukan tarif rendah seperti saat ini. Lebih dari itu, bahkan Grab dinilai terus melakukan strategi bakar uang yaitu jual rugi (predatory pricing) dengan harapan bisa memenangkan persaingan secara mudah.

"Manajemen Grab sangat tidak kooperatif dan tidak menghargai usaha yang dilakukan oleh negara dan Pemerintah Indonesia untuk meredam gejolak aksi yang akan dilakukan oleh para mitranya," tegasnya.

Berbagai pihak dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Kepolisian sudah turun tangan langsung untuk melakukan komunikasi dan mediasi. "Namun hal ini tidak juga dihargai oleh pihak manajemen Grab," sesalnya.

Hal itu mendorong para mitra GRAB untuk tetap melaksanakan Aksi 188. "Dorongan dari manajemen Grab seakan memprovokasi para mitra ojek onlinenya untuk tetap jalankan Aksi 188," paparnya.

Garda, menurut Igun, mendorong negara dan Pemerintah Indonesia untuk mengusut tindakan yang dilakukan oleh manajemen GRAB. "Apakah ada misi tertentu dari manajemen Grab untuk mengacaukan gelaran Asian Games melalui para mitra ojek onlinenya, mengingat juga bahwa Grab merupakan perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia," ungkap Igun.

Mirisnya lagi, kata dia, Grab juga sebagai sponsor Asian Games, dimana uang sponsor itu diambil dari darah dan keringat para mitra ojek onlinenya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bareskrim Tetapkan Tersangka...
Bareskrim Tetapkan Tersangka Proyek Venue Asian Games 2018
Masalah Honorarium Panpel...
Masalah Honorarium Panpel Asian Games 2018 Jangan Sampai Salah Alamat
Game Ragnarok Arena...
Game Ragnarok Arena Sajikan Banyak Pilihan Hero dan Monster
Kuwait Mengirimkan Delegasi...
Kuwait Mengirimkan Delegasi Atlit Terbesar ke Asian Games 19
Jonatan Christie Rebut...
Jonatan Christie Rebut Emas Asian Games 2018, Bidik Prestasi Serupa di Hangzhou
Tanpa Petasan dan Kembang...
Tanpa Petasan dan Kembang Api, Closing Ceremony Asian Games 2022 Tetap Berlangsung Meriah
Berita Terkini
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
25 menit yang lalu
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
54 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal
1 jam yang lalu
Brand Footprint 2026,...
Brand Footprint 2026, Lemonilo Raih Fastest Growing On the Go Snack
1 jam yang lalu
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
2 jam yang lalu
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
3 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved