Harga Minyak Mentah Dunia Rebound Pasca Penurunan Besar

Kamis, 09 Agustus 2018 - 11:37 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Rebound Pasca Penurunan Besar
A A A
TOKYO - Harga minyak mentah dunia mencetak rebound pada perdagangan, Kamis (9/8/2018) usai mengalami kerugian besar di sesi sebelumnya seiring konflik dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang semakin memanas. Data resmi China menunjukkan permintaan energi dari pengimpor teratas di dunia tersebut belum memulihkan kekuatannya.

Dilansir Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent meningkat 24 sen atau sepertiga persen ke posisi USD72,52 per barel pada pukul 03.55 GMT, menyusul penurunan lebih dari 3% pada perdagangan Rabu, kemarin. Sementara harga minyak berjangka ASWest Texas Intermediate (WTI) naik 7 sen menjadi USD67,02 per barel usai jatuh 3,22% pada sesi sebelumnya.

China bersiap menerapkan tarif impor sebesar 25% dengan langkah lanjutan senilai USD16 miliar terhadap produk-produk dari Amerika Serikat (AS) di antaranya bahan bakar, produk baja, mobil serta peralatan medis. Perang dagang yang sedang berlangsung mengguncang pasar global hingga membuat investor khawatir perlambatan ekonomi terbesar kedua dunia akan memangkas permintaan untuk komoditas.

Impor minyak mentah China sedikit pulih pada bulan Juli setelah dua bulan menurun, tetapi masih termasuk dalam level terendah tahun ini karena penurunan permintaan dari kilang-kilang independen yang lebih kecil. China sendiri merupakan pengimpor minyak mentah terbesar dunia, mengambil 8,48 juta barel per hari (bpd) bulan lalu, naik dari 8,18 juta bph setahun sebelumnya dan Juni 8,36 juta bpd, berdasarkan data pabean.

Harga minyak sempat mendapatkan dukungan dari sanksi baru AS terhadap Iran, atau produsen terbesar ketiga di Organisasi Negara Pengekspor Minyak Dunia (OPEC). Sanksi yang diperbarui tidak akan langsung menargetkan minyak hingga November, tetapi Presiden AS Donald Trump mengatakan dia ingin sebanyak mungkin negara mengurangi impor minyak mentah Iran hingga nol persen.

Sementara Administrasi Informasi Energi AS, melaporkan bahwa persediaan minyak mentah turun 1,4 juta barel dalam pekan terakhir, kurang dari setengah 3,3 juta barel dari yang diperkirakan analis. Stok bensin mencatatkan kenaikan mengejutkan mencapai 2,9 juta barel, melampaui prediksi analis bahwa bakal menurun 1,7 juta barel yang diprediksi dalam jejak pendapat Reuters.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved