Rupiah Tak Berdaya Lawan USD, IHSG Ambruk 1,38%
Rabu, 15 Agustus 2018 - 12:48 WIB
Rupiah Tak Berdaya Lawan USD, IHSG Ambruk 1,38%
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang, Rabu (15/8/2018) masih tak berdaya di kisaran level Rp14.623/USD. Kejatuhan rupiah yang terus menerus mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I yang juga anjlok semakin dalam.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.625/USD atau masih menyusut dibandingkan posisi penutupan kemarin Rp14.584/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.607 hingga Rp14.643/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp14.623/USD atau terkoreksi, meski masih tidak lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp14.576/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di level Rp14.593-Rp14.646/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini bertengger di level Rp14.621/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah naik tipis dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp14.625/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I tenggelam 1,38% atau setara 79,50 poin menjadi 5.690,37 untuk berbalik melemah saat sesi pagi sempat menguat ke posisi 5.806,23 dengan tambahan 36,360 poin atau 0,63%. Sebelumnya bursa saham Tanah Air parkir di level 5.769,87.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,13 triliun dengan 4,73 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp156,58 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,43 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,27 triliun. Tercatat 99 saham naik, 250 saham turun dan 125 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat yakni PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA), PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU) dan PT Astra Graphia Tbk. (ASGR). Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) serta PT Panin Sekuritas (PANS).
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.625/USD atau masih menyusut dibandingkan posisi penutupan kemarin Rp14.584/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.607 hingga Rp14.643/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada perdagangan sesi I berada di level Rp14.623/USD atau terkoreksi, meski masih tidak lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp14.576/USD. Pergerakan harian rupiah siang ini berada di level Rp14.593-Rp14.646/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah siang ini bertengger di level Rp14.621/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah naik tipis dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp14.625/USD.
Di sisi lain, IHSG sesi I tenggelam 1,38% atau setara 79,50 poin menjadi 5.690,37 untuk berbalik melemah saat sesi pagi sempat menguat ke posisi 5.806,23 dengan tambahan 36,360 poin atau 0,63%. Sebelumnya bursa saham Tanah Air parkir di level 5.769,87.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,13 triliun dengan 4,73 miliar saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing minus Rp156,58 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,43 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,27 triliun. Tercatat 99 saham naik, 250 saham turun dan 125 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat yakni PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA), PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk. (TAMU) dan PT Astra Graphia Tbk. (ASGR). Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah yakni PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) serta PT Panin Sekuritas (PANS).
(akr)
Lihat Juga :