Harga Minyak Naik Tipis Karena Kekhawatiran Dampak Iran

Selasa, 21 Agustus 2018 - 12:13 WIB
Harga Minyak Naik Tipis...
Harga Minyak Naik Tipis Karena Kekhawatiran Dampak Iran
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah naik tipis pada perdagangan Selasa (21/8/2018) disebabkan sanksi Amerika Serikat terhadap Iran pada November mendatang mulai terasa. Pasar khawatir sanksi ini membuat pasokan minyak semakin berkurang.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent International pun naik 3 sen menjadi USD72,24 per barel pada pukul 01:04 GMT. Dan harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) naik 24 sen atau 0,4% pada posisi USD66,67 per barel.

Pedagang mengatakan harga hari ini terkerek karena ekspektasi bahwa sanksi tersebut akan menurunkan pasokan. Dan untuk mencegah lompatan harga karena potensi kekurangan pasokan, Amerika Serikat menawarkan 11 juta barel minyak mentah dari Strategic Petroleum Reserve (SPR) untuk pengiriman dari 1 Oktober hingga 30 November.

Sementara itu, bank Prancis, BNP Paribas memperkirakan sanksi Iran membuat produksi minyak dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC)--di mana Iran adalah anggotanya--jatuh dari rata-rata 32,1 juta barel per hari pada 2018 menjadi 31,7 juta bph pada 2019.

Meski demikian, para pedagang mengatakan sentimen harga minyak secara keseluruhan tergantung dari prospek permintaan. Sengketa perdagangan Amerika Serikat dan China bisa membuat pertumbuhan ekonomi melambat dan permintaan jadi menurun.

Terkait permintaan, BNP Paribas melihat permintaan minyak global tumbuh 1,4 juta barel per hari pada 2018 hingga 2019. Sehingga pasar global kemungkinan tetap menguat dan pasokan diperkirakan cukup karena adanya peningkatan produksi dari Arab Saudi, Rusia dan Amerika sendiri.

Perusahaan jasa energi Baker Hughes mengatakan eksplorasi minyak global telah meningkat, dengan jumlah rig di seluruh dunia bertambah dari 1.013 pada akhir Juli 2016 menjadi 1.664 pada Agustus 2018. Peningkatan terbesar terjadi di Amerika Utara, di mana jumlah rig meningkat dari 491 menjadi 1.057 dalam dua tahun terakhir. "Jadi pasokan minyak akan cukup," tulis BNP Paribas.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
57 menit yang lalu
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
1 jam yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
1 jam yang lalu
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
1 jam yang lalu
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
2 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved