Rekor, Qantas Grup Cetak Laba 1,6 Miliar Dolar Australia

Kamis, 23 Agustus 2018 - 20:30 WIB
Rekor, Qantas Grup Cetak...
Rekor, Qantas Grup Cetak Laba 1,6 Miliar Dolar Australia
A A A
SYDNEY - Qantas Group mengumumkan perolehan laba dasar sebelum pajak sebesar 1,6 miliar dolar Australia (AUD) atau sekitar Rp16,96 triliun untuk tahun keuangan 2018. Capaian tersebut merupakan angka tertinggi bagi maskapai nasional Australia ini.

Kinerja positif itu disebut didukung oleh permintaan yang tinggi pada beberapa pasar utama, serta kinerja unggul dari Qantas dan Jetstar pada ranah domestik, yang turut meningkatkan pendapatan grup secara keseluruhan.

Chief Executive Officer (CEO) Qantas Alan Joyce mengatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan pasar yang kuat dan hasil dari kerja keras perusahaan dalam menyempurnakan kegiatan bisnis serta menciptakan nilai jangka panjang untuk pemegang saham.

"Angka ini menunjukkan bahwa perusahaan berhasil pada semua lini bisnis," kata Joyce dalam siaran pers, Kamis (23/8/2018).

Dia menambahkan, Qantas melihat adanya kesesuaian antara permintaan dari sektor-sektor utama dan kapasitas maskapai yang terus meningkat, yang dinilai sebagai sebuah tanda perkembangan yang baik untuk masa depan.

Joyce menambahkan, Qantas Group berhasil mencetak rekor laba meski harga minyak terus meningkat. Kendati pengeluaran terkait bahan bakar diperkirakan lebih tinggi di tahun 2019, pihaknya yakin perusahaan dapat melampaui tantangan ini dengan baik melalui efisiensi serta program lindung nilai yang telah disiapkan.

Mengenai capaian perusahaan, dia menjelaskan bahwa bisnis penerbangan domestik dari Qantas Group pada periode tersebut mencatatkan laba dasar operasi senilai AUD1,1 miliar, naik 25% dari tahun keuangan 2017. Lini domestik Qantas mencetak peningkatan laba sebesar 19% dari peningkatan pendapatan sebesar 6%.

Keberhasilan ini diklaim dapat tercapai berkat kombinasi antara jaringan penerbangan Qantas dan Jetstar, penjadwalan yang tepat, serta penawaran produk yang kuat di pasar-pasar utama.

Sementara, Qantas International meningkatkan pendapatan sebesar 7% menjadi AUD399 juta serta mempertahankan keuntungan di tengah persaingan yang kuat dan kenaikan harga bahan bakar.

Seluruh maskapai dalam Jetstar Group di Asia mencetak laba dan terus memperkukuh kedudukan Qantas Group di pasar-pasar utama yang sedang berkembang.

Sementara itu, lini kargo Qantas Freight juga mencetak kinerja yang memuaskan, dengan pasar internasional yang makin kuat dan pasar domestik makin stabil.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penumpang Indonesia...
Penumpang Indonesia ke Australia Kini Bisa Nikmati Kelas Economy Plus di Qantas
Maskapai Penerbangan...
Maskapai Penerbangan Qantas Dibobol Hacker, Jutaan Data Penumpang Dicuri
Qantas Buka Penerbangan...
Qantas Buka Penerbangan Melihat Super Blood Moon di Ketinggian 40.000 Kaki
Qantas Dihukum Denda...
Qantas Dihukum Denda Rp1 Triliun atas Skandal Penerbangan Hantu
Qantas Putar Film Dewasa...
Qantas Putar Film Dewasa Selama Penerbangan, Lalu Minta Maaf
Data 5 Juta Pelanggan...
Data 5 Juta Pelanggan Qantas Bocor di Dark Web Setelah Tuntutan Tebusan Diabaikan
Berita Terkini
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
2 menit yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
14 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
17 menit yang lalu
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
25 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
53 menit yang lalu
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved