IHSG Ditutup Berbalik Menguat Saat Bursa Asia Bervariasi

Rabu, 29 Agustus 2018 - 16:37 WIB
IHSG Ditutup Berbalik...
IHSG Ditutup Berbalik Menguat Saat Bursa Asia Bervariasi
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Rabu (29/8/2018) ditutup balik menguat setelah pada perdagangan tadi pagi dibuka memerah hingga penutupan sesi I. Bursa saham dalam negeri ditutup menguat 22,50 poin atau 0,37% ke level 6.065,15 saat bursa Asia mixed.

Sebelumnya IHSG pada sesi I perdagangan kehilangan 31,90 poin atau 0,53% ke level 6.010,75 setelah pada pembukaan pagi tadi turun sebanyak 10,47 poin yang setara 0,2% ke posisi 6.032. Kemarin saham dalam negeri ditutup merangkak naik menjadi 6.042,65 dengan kenaikan tipis 16,68 poin atau 0,28%.

Sektor saham hingga sesi perdagangan sore bergerak dalam jalur hijau dipimpin lonjakan tertinggi sektor perkebunan sebesar 2,26% diikuti lompatan aneka industri 1,35%. Sedangkan sektor yang melemah terdalam adalah keuangan usai tergelincir 0,47%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,64 triliun dengan 9,40 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp452,12 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,60 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,15 triliun. Tercatat sebesar 170 saham menguat, 197 melemah dan 151 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Map Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) naik 5,0% menjadi Rp4.620, PT XL Axiata Tbk. (EXCL) bertambah Rp150 menjadi Rp3.090, PT Astra International Tbk. (ASII) lebih tinggi 1,7% di posisi Rp7.475.

Saham-saham dengan pelemahan yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp775 menjadi Rp73.375, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menyusut Rp200 menjadi Rp16.775 serta PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) jatuh 2,0% menjadi Rp2.940.

Dilansir CNBC, pasar saham Asia pada perdagangan Rabu ditutup bervariasi setelah komposit Nasdaq dan indeks S & P 500 mencapai rekor tertinggi seiring mulai meredanya konflik perdagangan. Terpantau indeks Nikkei Jepang mengakhiri sesi perdagangan dengan tambahan 0,15% ke level 22.848,22 usai sempat menyentuh posisi tertinggi 22.968,18.

Peningkatan juga terlihat pada indeks Kospi, Korea Selatan ketika ditutup lebih tinggi 0,26% hingga berakhir di posisi 2.309,03. Raihan positif juga dicetak bursa Australia ASX 200 lewat peningkatan mencapai 0,75% menjadi 6.352,2 meski sebagian besar sektor bergerak mendatar pada awal sesi.

Sementara itu bursa saham daratan China justru menutup perdagangan di wilayah negatif. Komposit Shanghai hingga sesi perdagangan sore ditutup tergelincir 0,31% hingga ditutup pada level 2.769,30 sedangkan komposit Shenzhen lebih rendah 0,56% menuju level 1,489.29. Indeks Hang Seng di Hong Kong memangkas kerugian usai berbalik menguat 64,82 poin di posisi 28.416,44.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
1 jam yang lalu
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
1 jam yang lalu
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
1 jam yang lalu
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
1 jam yang lalu
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
2 jam yang lalu
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved