Harga Minyak Mentah Dunia Merayap Tipis, Stok AS Menyusut

Kamis, 30 Agustus 2018 - 10:11 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Merayap Tipis, Stok AS Menyusut
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah dunia pada awal perdagangan, Kamis (30/8/2018) merayap naik tipis untuk memperpanjang keuntungan yang solid dari sesi sebelumnya. Tren perbaikan harga minyak dunia terjadi saat persediaan minyak Amerika Serikat (AS) menyusut dan gangguan pasokan dari beberapa negara pengekspor seperti Iran serta Venezuela.

Dilansir Reuters pada hari ini, tercatat harga minyak mentah berjangka Brent yang menjadi patokan Internasional diperdagangkan ke level USD77,21 per barel pada pukul 01.14 GMT, atau lebih tinggi 7 sen dari penutupan terakhir sebelumnya. Sedangkan harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) meningkat mencapai sebesar 14 sen menjadi USD69,65 per barel.

Lonjakan terjadi setelah harga minyak mentah mencapai posisi tertinggi secara mingguan sepanjang sesi sebelumnya hingga 24 Agustus, menjadi 405,79 juta barel. Produksi AS C-OUT-T-EIA mendatar dari rekor minggu sebelumnya 11 juta barel per hari (bpd). "Harga minyak naik saat penarikan inventaris AS yang tidak terduga, dimana minggu kedua berturut-turut menurun. Bersamaan dengan itu permintaan bensin mencapai rekor tertinggi," kata Analis Investasi Rivkin Securities William O'Loughlin.

Sementara Analis dari OANDA Alfonso Esparza mengatakan, menjelang sanksia terhadap Iran terlihat mulai mempengaruhi pasokan minyak hingga mengangkat harga minyak mentah dunia. Iran merupakan produsen minyak terbesar ketiga dalam Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang tentunya bakal mempengaruhi pasokan apabila sanksi AS diterapkan.

Menanggapi hal itu bakal dilakukan pertemuan pada bulan Desember, terkait kemungkinan apakah dapat mengkompensasi penurunan tiba-tiba dalam pasokan minyak Iran setelah sanksi AS terhadap Teheran dimulai pada November. Diperkirakan ekspor minyak mentah Agustus bakal turun menjadi lebih dari 2 juta bpd, dibandingkan puncaknya 3,1 juta bph pada April ketika para importir tunduk pada tekanan Amerika untuk memangkas pesanan.

Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan tentang pengetatan pasar menjelang akhir tahun, karena kombinasi masalah pasokan, seperti Iran dan juga Venezuela, dan permintaan yang kuat terutama di Asia. Ekspor minyak mentah di negara anggota OPEC yang terpukul krisis yakni Venezuela telah berkurang separuh dalam beberapa tahun terakhir menjadi hanya sekitar 1 juta bpd.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
32 menit yang lalu
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
41 menit yang lalu
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
58 menit yang lalu
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
1 jam yang lalu
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
1 jam yang lalu
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved