Belajar Pelayanan Klaim, ILO Studi Banding ke BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 04 September 2018 - 01:01 WIB
Belajar Pelayanan Klaim,...
Belajar Pelayanan Klaim, ILO Studi Banding ke BPJS Ketenagakerjaan
A A A
JAKARTA - Pelayanan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta dalam proses pencairan klaim dinilai sudah cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan studi banding yang dilakukan International Labor Organization (ILO) atau Organisasi Pekerja Internasional terhadap BPJS Ketenagakerjaan.

"ILO menyampaikan ingin mengetahui pelayanan BPJS Ketenagakerjaan terhadap peserta yang mengajukan klaim. Kami terima dengan senang hati dan kami jelaskan," jelas Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Setiabudi, Jakarta, Agus Masrawi usai menerima perwakilan ILO, di kantornya, Menara Jamsostek, Senin (3/9/2018).

Agus menjelaskan, perwakilan ILO yang datang berasal dari Kanada dan juga Thailand. Mereka ingin mengetahui mengenai proses pencairan klaim Jaminan Hari Tua, (JHT), Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja. "Saya jelaskan mulai dari pengambilan nomor antrian, proses di back office hingga berapa lama pencairan," papar Agus.

Menurut Agus, jika data peserta yang mengajukan klaim sudah lengkap semua, maka paling lama tiga hari dana peserta sudah masuk ke rekening. "ILO juga sangat terkesan dengan pelayanan kecelakaan kerja yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan, karena tidak ada batasnya. Klaimnya ditanggung hingga pekerja sembuh," tegasnya.

Agus berharap semua pekerja bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena ini merupakan hak mereka untuk mendapatkan jaminan sosial dari Negara. Pekerja baik formal maupun informal berhak mendapatkan perlindungan sosial. Iurannya pun murah, bagi pekerja informal hanya sekitar Rp16.000 untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Dengan iuran yang sangat murah tersebut, lanjut Agus, peserta bisa menikmati bebas biaya berobat jika mereka mendapatkan kecelakaan kerja dan mendapatkan uang santunan sebesar Rp20 juta jika meninggal dunia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved