Harga Emas Antam Berkilau, USD Redupkan Harga Emas Global

Selasa, 04 September 2018 - 11:57 WIB
Harga Emas Antam Berkilau,...
Harga Emas Antam Berkilau, USD Redupkan Harga Emas Global
A A A
JAKARTA - Harga jual emas dan beli kembali (buyback) PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Selasa (4/9/2018) menguat. Melansir situs Logammulia.com, harga jual emas Antam naik Rp2.000 menjadi Rp656.000 per gram dan harga buyback bertambah Rp3.000 menjadi Rp569.000 per gram.

Untuk harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.263.000 dengan harga per gram Rp631.500. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.876.000 dengan harga per gram Rp625.333. Emas ukuran 5 gram seharga Rp3.107.000 dengan harga per gram Rp621.400.

Harga emas 10 gram dijual Rp6.129.000 dengan harga per gram Rp612.900. Harga emas 25 gram dijual Rp15.197.500 dengan harga per gram Rp607.900. Harga emas 50 gram sebesar Rp30.275.000 dengan harga per gram Rp605.500.

Harga emas 100 gram sebesar Rp60.429.000 dengan harga per gram Rp604.290. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp150.681.500 dengan harga per gram Rp602.726, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp301.060.000 dengan harga per gram Rp602.120.

Posisi harga jual emas Antam di Pulogadung menguat Rp2.000 ke level Rp651.000 per gram dan buyback naik Rp3.000 ke level Rp569.000 per gram. Dan harga emas Jakarta II dijual pada posisi Rp656.000 per gram serta buyback pada level Rp569.000 per gram.

Berbeda dengan harga emas dalam negeri yang menguat, harga emas global bergerak turun pada Selasa (4/9/2018). Mengutip dari Reuters, harga emas turun karena permintaan dolar Amerika Serikat (USD) sebagai safe haven aset menguat imbas ketegangan perang dagang global. Seperti perang dagang AS dengan China dan Kanada.

Harga emas global di pasar spot turun 0,1% pada level USD1.199,40 per ons pada pukul 00:49 GMT. Dan harga emas berjangka AS turun 0,1% pada posisi USD1.206 per ons.

Harga emas telah jatuh sekitar 8% sepanjang tahun ini di tengah meningkatnya suku bunga The Fed, sengketa perdagangan internasional dan krisis mata uang Turki, dimana investor lebih memilih dolar AS sebagai aset safe haven.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Harga Emas Turun Tajam
Harga Emas Turun Tajam
Dalam Jangka Menengah-Panjang...
Dalam Jangka Menengah-Panjang Kemilau Emas Diprediksi Meredup
Turun Seceng, Berikut...
Turun Seceng, Berikut Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved