Harga Bitcoin Patah Karena Goldman Sachs

Kamis, 06 September 2018 - 14:49 WIB
Harga Bitcoin Patah...
Harga Bitcoin Patah Karena Goldman Sachs
A A A
NEW YORK - Harga mata uang digital, bitcoin terus terpukul pada perdagangan Kamis (6/9/2018) waktu Asia, menyusul laporan Goldman Sachs yang menunda rencananya untuk membuka perdagangan untuk mata uang digital.

Melansir dari CNBC yang merujuk dari data CoinDesk, harga bitcoin patah ke titik terendah USD6.279,08. Selain bitcoin, harga mata uang digital lainnya juga terus menurun.

Menurut situs CoinMarketCap, harga ethereum telah jatuh sebesar 19,72% dalam tempo 24 jam. Sementara, nilai XRP Ripple menyelam sebesar 13,92% dan bitcoin cash melemah 18,79%.

Pergerakan mata uang digital sering berbarengan, dipicu oleh bitcoin. Jika saudara tertua ini naik, maka diikuti dengan rekan-rekannya. Pun sebaliknya. Namun, keberuntungan bitcoin jauh melebihi sejawatnya dalam hal ukuran pasar.

Berdasarkan data CoinMarketCap, selama perdagangan 24 jam terakhir ini, harga bitcoin turun sekitar 12%, lebih baik dari rekan-rekannya. Angka yang tertera di CoinMarketCap tidak jauh berbeda dengan penghitungan harga CoinDesk.

Mengutip dari Business Insider yang mendapat informasi dari sumber mengatakan, lembaga keuangan Goldman Sachs menunda untuk membuka perdagangan bitcoin karena melihat masih adanya ketidakpastian dalam peraturan di mata uang digital.

Sebelumnya, mata uang digital sempat ge-er, ketika pada Oktober 2017, pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street mengatakan sedang mencari kemungkinan untuk meluncurkan operasi perdagangan baru yang berfokus pada bitcoin dan mata uang digital lainnya.

Hal ini ditambah dengan pernyataan CEO Goldman Sachs Llyod Blankfein yang juga mempertimbangkan penggunaan bitcoin. Dua kabar di bulan Oktober setahun lalu membuat mata uang digital ini bullish.

Namun, harga bitcoin dan mata uang digital bearish baru-baru ini setelah Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) kembali menolak proposal untuk membuka perdagangan di mata uang digital. Dalilnya, saratnya penipuan dan manipulasi di pasar bitcoin.

Tidak mendapat lampu hijau dari SEC membuat kapitalisasi pasar mata uang digital secara keseluruhan pun jatuh. Data CoinMarketCap menyebut nilai mata uang digital terhadap dolar Amerika Serikat telah jatuh sekitar 72% sejak awal 2018.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
2022 Terpuruk, Ini Prediksi...
2022 Terpuruk, Ini Prediksi Nilai Bitcoin pada 2023
Waves Token Resmi di...
Waves Token Resmi di Ekosistem Blockchain Global
Mata Uang Digital Makin...
Mata Uang Digital Makin Mengkilap Ikut Pulihkan Ekonomi
Cerita Besar Bitcoin...
Cerita Besar Bitcoin Tahun Ini, Apakah Mencemari Planet?
China Hadirkan Aplikasi...
China Hadirkan Aplikasi iPhone dan Android untuk Cuan Digital
Bitcoin Jatuh Sekali...
Bitcoin Jatuh Sekali Lagi hingga Berada di Bawah USD36.000
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
31 menit yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
1 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
1 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
2 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
2 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
3 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved