Masih Tinggi, Ekonomi Jabar Diprediksi Tak Terdampak Fluktuasi Rupiah

Jum'at, 07 September 2018 - 23:16 WIB
Masih Tinggi, Ekonomi...
Masih Tinggi, Ekonomi Jabar Diprediksi Tak Terdampak Fluktuasi Rupiah
A A A
BANDUNG - Perekonomian Jawa Barat diprediksi tidak akan terdampak secara signifikan atas fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Kendati terjadi perlambatan, pertumbuhan ekonomi diprediksi masih di atas 5%.

Kepala Group Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat Ismet Inono mengatakan, kinerja perekonomian Jawa Barat terpantau tetap dalam kondisi baik. Hal itu diindikasikan oleh pertumbuhan ekonomi yang masih tinggi sebesar 5,65% (yoy) serta inflasi Agustus 2018 yang masih terkendali pada kisaran sasaran nasional 3,5%.

“Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan III diperkirakan sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya. Namun masih tetap berada pada level yang cukup tinggi dan berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Ismet dalam konferensi pers di Kantor BI Bandung, Jalan Braga, Jumat (7/9)

Beberapa indikator masih stabilnya ekonomi Jabar berdasarkan survei BI pada triwulan III 2018. Secara umum optimisme konsumen terhadap perekonomian masih kuat meski mengalami penurunan.

Hasil survei penjualan eceran juga mengindikasikan pertumbuhan -12,8%. Walaupun indeks penjualan riil tercatat menurun dari 275,9 menjadi 263,6. Penurunan disebabkan turunnya omset penjualan perusahaan akibat permintaan konsumen yang tidak setinggi periode sebelumnya.

“Walau pun, hasil survei kegiatan usaha mengindikasikan aktivitas dunia usaha diperkirakan mengalami perlambatan. Yaitu turun 13,92% lebih rendah dibandingkan realisasi triwulan II tahun ini sebesar 33,09%. Kita masih bersyukur, pertumbuhan ekonomi masih tinggi dan inflasi bisa dijaga level rendah. Produksi juga masih jalan,” jelas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Jawa Barat Melambat,...
Ekonomi Jawa Barat Melambat, PPKM Jadi Penyebabnya
Ekonomi Jabar Anjlok,...
Ekonomi Jabar Anjlok, Ridwan Kamil Minta Belanja Rutin Dimaksimalkan
Jawa Barat Diharapkan...
Jawa Barat Diharapkan Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Nasional
Pulihkan Ekonomi Warga...
Pulihkan Ekonomi Warga Jawa Barat melalui JaFest 2021
Ekonomi Jawa Barat Melambat,...
Ekonomi Jawa Barat Melambat, Ini Kata Kepala BI
Pemerintah Cabut Izin...
Pemerintah Cabut Izin Operasional 58 Perusahaan di Jawa Barat
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
7 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
8 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
8 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
9 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
9 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
9 jam yang lalu
Infografis
4 Kebiasaan Sehari-hari...
4 Kebiasaan Sehari-hari yang Tak Disadari Penyebab Darah Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved