Rupiah Siang Cetak Rebound, IHSG Stabil di Zona Hijau
Jum'at, 28 September 2018 - 12:01 WIB
Rupiah Siang Cetak Rebound, IHSG Stabil di Zona Hijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang, Jumat (28/9/2018) mencetak rebound, untuk berbalik melawan tren pelemahan sejak beberapa hari terakhir. Sinyal kebangkitan mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang stabil di zona hijau hingga sesi I, meski sedikit terkoreksi.
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp14.900/USD atau membaik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.920/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.890 hingga Rp14.935/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp14.902/USD atau berbalik menguat dibandingkan penutupan tengah pekan kemarin di posisi Rp14.922/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.895-Rp14.945/USD.
Menurut Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp14.929/USD. Posisi ini memperlihatkan kejatuhan rupiah masih berlanjut dari posisi sebelumnya di level Rp14.919/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang di level Rp14.910/USD mulai merangkak naik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.935/USD. Rupiah memperlihatkan sinyal positif ketika sebelumnya sempat tertekan berkepanjangan.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan masih kokoh di zona hijau dengan tambahan 19,83 poin atau 0.33% ke level 5,949.04. Dibandingkan tadi pagi, bursa saham Tanah Air menguat 24,52 poin atau setara 0,413% ke level 5.953,74 atau lebih baik dari kemarin 5.929,22.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,09 miliar dengan 5,61 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp269,97 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp669,15 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp939,12 miliar. Tercatat 220 saham naik, 131 turun dan 129 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Nature City Developments Tbk (CITY), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) dan PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI). Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Sona Topas Tourism Industry Tbk. (SONA), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL).
Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp14.900/USD atau membaik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.920/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.890 hingga Rp14.935/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp14.902/USD atau berbalik menguat dibandingkan penutupan tengah pekan kemarin di posisi Rp14.922/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.895-Rp14.945/USD.
Menurut Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan di level Rp14.929/USD. Posisi ini memperlihatkan kejatuhan rupiah masih berlanjut dari posisi sebelumnya di level Rp14.919/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang di level Rp14.910/USD mulai merangkak naik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.935/USD. Rupiah memperlihatkan sinyal positif ketika sebelumnya sempat tertekan berkepanjangan.
Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan masih kokoh di zona hijau dengan tambahan 19,83 poin atau 0.33% ke level 5,949.04. Dibandingkan tadi pagi, bursa saham Tanah Air menguat 24,52 poin atau setara 0,413% ke level 5.953,74 atau lebih baik dari kemarin 5.929,22.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,09 miliar dengan 5,61 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp269,97 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp669,15 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp939,12 miliar. Tercatat 220 saham naik, 131 turun dan 129 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Nature City Developments Tbk (CITY), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) dan PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI). Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Sona Topas Tourism Industry Tbk. (SONA), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL).
(akr)
Lihat Juga :