Jelang Sanksi Iran, Harga Minyak Brent Mendekati Level Tertinggi November 2014

Selasa, 02 Oktober 2018 - 10:37 WIB
Jelang Sanksi Iran,...
Jelang Sanksi Iran, Harga Minyak Brent Mendekati Level Tertinggi November 2014
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah kembali naik pada perdagangan Selasa (2/10/2018), terus mendekati level tertinggi sejak empat tahun silam, seiring kekhawatiran pasar akan sanksi Amerika Serikat terhadap Iran di bulan depan.

Mengutip Reuters, harga Brent International diperdagangkan naik 7 sen atau 0,1% menjadi USD85,05 per barel pada pukul 01:04 GMT. Sesi sebelumnya, harga Brent menembus USD85,45 per barel, tertinggi sejak November 2014. Brent sudah meningkat 20% sejak Agustus 2018.

Harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) naik 25 sen atau 0,3% pada level USD75,55 per barel. Harga WTI telah naik hampir 18% sejak pertengahan Agustus.

Harga minyak menguat seiring kekhawatiran akan pasar yang semakin ketat menjelang sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran pada 4 November mendatang. Pasalnya, Iran memasok hampir 3% dari 100 juta barel konsumsi harian dunia.

"Kekosongan dari Iran bisa membuat harga minyak tembus USD100 per barel pada akhir tahun ini," kata Brian Kessens, managing director di perusahaan jasa investasi, Tortoise, Singapura.

Untuk mengatasi itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah meminta Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC)--dimana Iran juga anggotanya--untuk meningkatkan produksi menggantikan kekosongan dari Iran.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
6 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
7 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
7 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
8 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
8 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
8 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved