Harga Minyak Turun Karena Meningkatnya Pasokan AS

Rabu, 03 Oktober 2018 - 11:53 WIB
Harga Minyak Turun Karena...
Harga Minyak Turun Karena Meningkatnya Pasokan AS
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah merosot pada perdagangan Rabu (3/10/2018), terbebani oleh laporan kenaikan persediaan minyak mentah Amerika Serikat. Meski demikian, harga minyak tetap berada di level tinggi, jelang sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran pada November mendatang.

Mengutip Reuters, harga minyak Brent International diperdagangkan turun 7 sen menjadi USD84,73 per barel pada pukul 01:03 GMT. Harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) turun 10 sen menjadi USD75,13 per barel.

Namun, harga Brent dan WTI pada awal pekan ini telah meningkat masing-masing 20% dan 17% dari posisi pertengahan Agustus 2018.

Institut Petroleum Amerika (API) menyatakan, pasokan minyak mentah komersial AS naik sebesar 907 ribu barel dalam seminggu hingga 28 September, menjadi 400,9 juta barel. Namun data resmi pemerintah yaitu Energy Information Administration (EIA) akan diumumkan pada Rabu malam waktu setempat atau Kamis pagi waktu Indonesia.

Para pedagang mengatakan, meningkatnya pasokan minyak mentah AS karena produksi minyak mentah negeri Paman Sam yang melonjak sejak medio 2016 menjadi 11,1 juta barel per hari. "Kami mengharapkan produksi minyak mentah AS pada tahun ini bisa mencapai 11,3 juta barel per hari," kata Barclays Bank di Singapura.

Dengan target 11,3 juta barel per hari akan menjadikan Amerika Serikat sebagai negara penghasil minyak mentah terbesar dunia, di depan Rusia dan Arab Saudi.

Meski pasokan minyak mentah AS meningkat, para pedagang mengatakan pasar minyak global tetap tegang menjelang sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran yang dijadwalkan mulai 4 November.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
7 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
8 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
8 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
9 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
9 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved