Rupiah Terperosok ke Level Rp15.100, BI Anggap Masih Aman

Kamis, 04 Oktober 2018 - 13:32 WIB
Rupiah Terperosok ke...
Rupiah Terperosok ke Level Rp15.100, BI Anggap Masih Aman
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menganggap pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari ini masih di level yang aman. Padahal, kurs mata uang Garuda saat ini sudah masuk ke level Rp15.100 per USD.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengungkapkan, melihat pelemahan kurs sejatinya bukan dilihat dari level atau ketinggiannya. Selama supply dan demand masih jalan, maka pelemahan tersebut masih dianggap aman.

"Kamu jangan lihat levelnya. Masih aman, yang penting supply dan demand-nya masih jalan," katanya di Gedung BI, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Selain itu, sektor perbankan pun saat ini masih cukup kuat dengan rasio kecukupan modal (CAR) di atas 20%. Sebab, minimum CAR yang ditetapkan untuk perbankan adalah 8,5%.

"Banking sector kan resiliensinya bagus, CAR di semua bank, buku satu sampai buku empat, di atas 20%, jadi strong. Minimumnya 8,5%, kalau pakai risiko minimum 14%. Sekarang semua di atas 20%," imbuh dia.

Menurutnya, likuiditas perbankan pun saat ini masih cukup aman. Sebab, kenaikan bunga deposit masih belum tinggi meskipun suku bunga bank sentral (BI 7days Repo Rate) sudah naik hingga 150 basis poins (bps).

"BI memang naikkan bunga, tapi bunga yang kami lihat di pasar time deposite, kalau BI sudah naikkan 150 bps, bunga di pasar time deposite kenaikannya belum sampai 150 bps jadi masih terkendali. BI selalu siap term likuiditas dengan nama term repo. Ada fasilitas term repo, kami buka di bulan Mei, bulan Juni, jadi BI pasti akan masuk ke pasar untuk tambah likuiditas jika likuiditas rupiah mengetat. Tapi, saat ini likuiditas masih cukup. BI pasti memperhatikan itu," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Rupiah Ambles Tembus...
Rupiah Ambles Tembus Rp17 Ribu, Perry Warjiyo Blak-blakan Soal Strategi Intervensi BI
Berita Terkini
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
21 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
23 menit yang lalu
Purbaya Kembali Tepis...
Purbaya Kembali Tepis Rumor Reshuffle dan Resign: Saya Sukanya Maju, Bukan Mundur
27 menit yang lalu
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
28 menit yang lalu
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
2 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
2 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved