Pemerintah Jamin BBM dan Listrik di Palu Pulih Pekan Depan

Jum'at, 05 Oktober 2018 - 15:56 WIB
Pemerintah Jamin BBM...
Pemerintah Jamin BBM dan Listrik di Palu Pulih Pekan Depan
A A A
JAKARTA - Pemerintah memastikan kondisi kelistrikan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) pascagempa dan tsunami di Palu akan pulih pekan depan. Saat ini layanan listrik diklaim telah pulih sekitar 65% dan BBM sekitar 70%.

Berdasarkan catatan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terdapat lima dari tujuh Gardu Induk (GI) di wilayah Palu, Donggala, Sigi dan Pargi Moutomg telah beroperasi. Selain itu, terdapat 28 dari 45 sistem distribusi telah beroperasi.

"Saya pastikan minggu depan sistem kelistrikan akan segera pulih minimal 90%. Untuk layanan listrik sudah pulih 60% sedangkan 5% dipasok dari genset sehingga totalnya pulih 65%," ujar Menteri ESDM Ignasius Jonan melalui keterangan resminya, di Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Menurut dia terkait distribusi bahan bakar minyak (BBM) telah berjalan sekitar 70% dengan rincian, untuk konsumsi BBM mencapai 350 kiloliter (KL) dari kebutuhan secara normal sebesar 400 KL. Adapun saat ini sebanyak 12 dari 17 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar merata di Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong sudah bisa melayani kebutuhan BBM.

"Saya berharap sudah normal dalam seminggu ke depan. Pendistribusian BBM mempertimbangkan lokasi dengan kepadatan penduduk dan urgensi kebutuhan masyarakat," ujar dia.

Direktur PLN Regional Sulawesi Syamsul Huda mengatakan kondisi listrik pasca gempa di Palu semakin membaik. Hal itu dapat dilihat dari beban puncak pemakaian listrik di kota Palu yang mencapai 7,5 Megawatt (MW) dari sebelumnya sebesar 1,6 MW.

Menurut dia PLN telah melistriki beberapa rumah sakit, PMI, RRI, Kantor Pemerintahan, tempat pengungian, SPBU, Instansi Militer dan Kepolisian, dan sebagian penerangan jalan umum.

"Dengan pulihnya sumber pasokan listrik seperti pembangkit, gardu induk dan penyulang, tim PLN secara pararel juga terus berupaya memperbaiki jaringan listrik yang langsung terhubung ke pelanggan agar secepatnya listrik dapat menyala di rumah-rumah penduduk Palu," kata dia.

Vice President Corporate Communication Adiatma Sardjito menyatakan SPBU mulai beroperasi seiring pengoperasian TBBM Donggala, optimalisasi penyaluran dengan pengiriman BBM melalui kapal laut dan jalur udara serta pengalihan suplai.

Namun demikian, Adiatma menambahkan operasional SPBU belum maksimal, karena layanan dilakukan dengan cara manual menggunakan mesin engkol dan tenaga manusia. Sehingga membutuhkan waktu relatif lama dibandingkan dengan pengoperasian normal yang menggunakan listrik.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk membeli BBM secukupnya, karena pasokan aman dan layanan di beberapa SPBU terus dioptimalkan. Berdasarkan data Pertamina terhitung pada Kamis (4/10) layanan SPBU telah berangsur pulih, di mana saat ini sudah 13 SPBU yang beroperasi daerah terdampak bencana gempa dan tsunami. Sebanyak 13 SPBU tersebut di antaranya sembilan SPBU di Kota Palu, tiga SPBU di Kabupaten Donggala dan satu SPBU di Kabupaten Sigi.

Sementara itu, Unit Manager Communication and CSR Pertamina Marketing Operation Region VII Roby Hervindo menambahkan, untuk memperlancar kebutuhan pasokan bahan bakar, Pertamina juga telah mengirimkan ratusan relawan operator yang akan membantu pengoperasian SPBU dan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE).

Tak berhenti disitu, SPBU Portabel yang dikirimkan Pertamina sejak Selasa (2/10) berangsur sudah dioperasikan di beberapa lokasi SPBU terdampak gempa dan tsunami. Hingga hari ini 20 unit sudah didistribusikan untuk dioperasikan di empat SPBU.

Adapun empat SPBU yang mendapatkan tambahan SPBU Portabel yakni enam unit di SPBU Muh Yamin, empat unit di SPBU Ki Hajar Dewantara, lima unit di SPBU Dewi Sartika, lima unit di SPBU I Gusti Ngurah Rai. "Untuk SPBU Dewi Sartika dan I Gusti Ngurah Rai, masih dalam proses pendistribusian, diperkirakan sore ini bisa beroperasi," kata Roby.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gempa 5,5 Guncang Toli-Toli...
Gempa 5,5 Guncang Toli-Toli Sulteng, BMKG: Waspadai Gempa Susulan
Gempa M5,3 Kembali Guncang...
Gempa M5,3 Kembali Guncang Sigi Sulteng Minggu Sore
Penyintas Bencana Keluhkan...
Penyintas Bencana Keluhkan Masih Tinggal di Huntara ke Cagub Sulteng Ahmad Ali
Gempa Magnitudo 6,0...
Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Poso Sulawesi Tengah
Begini Perkembangan...
Begini Perkembangan Kondisi Listrik dan BBM di Wilayah Terdampak Gempa Cianjur
Gempa Magnitudo 3,2...
Gempa Magnitudo 3,2 Guncang Sigi Sulteng
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
5 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
5 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
5 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
5 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
6 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved