Harga Minyak Mentah Bervariasi Menjelang Sanksi Iran

Sabtu, 06 Oktober 2018 - 10:28 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Bervariasi Menjelang Sanksi Iran
A A A
CHICAGO - Harga minyak mentah bergerak variasi menjelang sanksi Amerika Serikat terhadap ekspor minyak Iran dan data pengangguran AS. Melansir dari Reuters, Sabtu (6/10/2018) Departemen Tenaga Kerja AS merilis bahwa pertumbuhan upah rata-rata per jam meningkat 0,3% pada September, sementara tingkat pengangguran turun ke level 3,7%, terendah dalam 49 tahun.

Dengan data ekonomi yang solid tersebut menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin kuat. “Ekonomi yang kuat dan pengangguran rendah menunjukkan konsumen AS berjalan dengan baik. Harga energi akan lebih tinggi karena mereka punya daya beli,” kata Phil Flynn, seorang analis di Price Futures Group di Chicago.

Harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat atau Sabtu waktu Indonesia, naik 1 sen menjadi USD74,34 per barel. Harga WTI telah meningkat 1,5% selama sepekan ini.

Namun, patokan harga internasional, Brent turun 20 sen menjadi USD84,38 per barel pada pukul 02:25 ET. Pada Rabu lalu, harga Brent mencapai USD86,74 per barel, titik tertinggi sejak akhir 2014.

Sejak OPEC dan Rusia memutuskan memangkas produksi di awal 2017, harga minyak terus menanjak dan memicu kekhawatiran di Amerika Serikat. Pasalnya kenaikan harga minyak mentah akan berdampak pada kenaikan harga bensin bagi konsumen Amerika.

Presiden AS Donald Trump menyerukan kepada Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk menggenjot produksi demi mendinginkan harga. Dan harga sedikit mereda setelah Arab Saudi dan Rusia melakukan kesepakatan pribadi untuk meningkatkan produksi, demi menutupi kekosongan atas sanksi terhadap Iran.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
15 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved