Pulihkan Ekonomi Sulteng, BUMN Amankan Suplai Energi dan Telekomunikasi

Minggu, 07 Oktober 2018 - 08:24 WIB
Pulihkan Ekonomi Sulteng,...
Pulihkan Ekonomi Sulteng, BUMN Amankan Suplai Energi dan Telekomunikasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mendorong PT Pertamina (Persero) memulihkan ketersediaan dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah yang terdampak bencana gempa dan tsunami. Hal tersebut dinilai penting demi menggerakkan kembali roda perekonomian Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya yang terdampak bencana.

Tercatat, hingga 5 Oktober 2018, sebanyak 17 stasiun bahan bakar umum (SPBU) telah kembali beroperasi dimana sebanyak 12 SPBU di Palu, 4 SPBU di Donggala, dan 1 SPBU di Sigi. Selain itu, stok BBM dan elpiji di Donggala sudah kembali normal dengan rincian: premium 1.735 kiloliter (kl), solar 4.881 kl, avtur 134 kl dan elpiji 3 kg sebanyak 390.000 Kg. Adapun rincian volume penyaluran BBM dan elpiji telah mencapai: premium 379 kl, solar 114 kl, avtur 7.500 liter dan elpiji 21.900 kg.

"Dari hasil tinjauan Menteri BUMN Rini Soemarno ke sejumlah SPBU di Palu beberapa waktu lalu, memang terlihat masih ada antrian. Sebab meski stok BBM sudah normal, nampaknya ada kepanikan di masyarakat sehingga membeli dalam jumlah banyak. Untuk itu, kami meminta Pertamina tambah stok minimal tiga kali dari normal," kata Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra Samal dalam keterangan yang diterima, Minggu (7/10/2018).

Maka dari itu, lanjut Hambra, diharapkan masyarakat tidak perlu merasa khawatir akan kehabisan BBM karena stok sudah normal kembali. Kemudian Pertamina juga sudah menjalankan operasi pasar elpiji untuk menghindari lonjakan harga di atas eceran yang telah ditentukan.

Dalam menjamin pelayanan, sejauh ini Pertamina telah mengerahkan sebanyak 39 mobil tangki BBM (20 di Donggala, 17 di BBM penyangga dan 2 kiriman dari Jakarta), dua kapal tanker Pertamina yang membawa 1,2 juta liter Premium, 2,2 juta liter Solar dan 1,8 juta liter Avtur yang telah berada di pelabuhan Donggala.

Lalu, adapun 112 tabung elpiji 12 kg telah tersalurkan ke Dapur Umum Dinas Sosial, PLN, Yon Raider 3, Divisi 3/Kostrad dan Pemkot Palu. Sebanyak 23.405 liter solar terdistribusi ke BTS Telkom di seluruh Sulteng serta 7.995 liter oremium dan 43.127 liter solar telah terdistribusi ke rumah sakit, Basarnas, TNI, Bank, Pelni dan industri.

"Secara bertahap PLN juga telah berhasil mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di sana, sehingga suplai energi pun perlahan bisa pulih kembali. Setelah ini diharapkan perekonomian Sulteng pun akan pulih seiring dengan proses rehabilitasi dan konstruksi," jelasnya.

Begitu pula dengan layanan telekomunikasi. Di mana Telkom telah berhasil memulihkan sebanyak 1.486 BTS (Base Transceiver Station) atau setara dengan 54% dari total 3.133 BTS yang down. Lalu, Backbone Metro, Backbone Radio, Transmisi Metro, dan Sistem Jaringan Akses GPON telah pulih 100%. Pada intinya, proses recovery total di Sulteng dan Sulbar sudah mencapai 54,96% dengan rincian; Palu 22,97%, Donggala 20,92%, Sigi 17,26%, Parigi Moutong 39,63% dan Morowali 85,8%.

Di luar itu, bantuan logistik dari BUMN untuk para korban pun terus mengalir. Bantuan berupa makanan dan kebutuhan dasar lainnya seperti genset, emergency lamp untuk penerangan, selimut, handuk, pakaian, tenda, obat-obatan dan lain sebagainya.

"Bahkan, kemarin BUMN mengirimkan bantuan logistik menggunakan armada bantuan Airbus A400M milik Royal Malaysian Airforce. Bantuan yang dikirimkan yakni 2 mobil tangki BBM dispenser ukuran 5 kl pada 4 Oktober 2018 dan 1 mobil tangki BBM dispenser 5 kl pada 5 Oktober 2018. Di samping itu juga membawa kargo makanan dan minuman," imbuh Hambra.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian BUMN Apresiasi...
Kementerian BUMN Apresiasi Langkah Strategis Konsolidasi Menara TelkomGroup
Safari Ramadan Kementerian...
Safari Ramadan Kementerian BUMN, Erick Thohir Kunjungi TelkomGroup
Kementerian BUMN Ungkap...
Kementerian BUMN Ungkap Rencana Pembentukan Holding Telekomunikasi PT Telkom
Telkom Indonesia Bakal...
Telkom Indonesia Bakal Konsolidasi Aset Infrastruktur ke InfraCo
Ditunjuk Jadi Dirut,...
Ditunjuk Jadi Dirut, Punggawa Telkom Siap Perkuat Transformasi PT INTI
Baru 3 Tahun Pimpin...
Baru 3 Tahun Pimpin Telkom, Pengamat: Masa Jabatan Ririek Masih Panjang
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
29 menit yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
58 menit yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
1 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
1 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved