Mendag Ajak Produsen CPO Lawan Kampanye Negatif dari Eropa

Minggu, 07 Oktober 2018 - 12:25 WIB
Mendag Ajak Produsen...
Mendag Ajak Produsen CPO Lawan Kampanye Negatif dari Eropa
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengajak para produsen minyak kelapa sawit untuk bekerja sama melawan kampanye negatif di berbagai negara, khususnya di Uni Eropa. Hal ini disampaikan Mendag saat menjadi pembicara pada pertemuan Konferensi Minyak Kelapa Sawit Eropa (EPOAC) di Madrid, Spanyol.

Konferensi yang diinisiasi oleh European Palm Oil Aliance (EPOA) ini mengambil tema "How Sustainable Palm Oil Contributes to the UN Sustainable Development Goals".

"Produsen minyak kelapa sawit harus bersatu dan bekerja bersama dalam melawan kampanye negatif. Banyak persepsi keliru tentang sawit yang jika dibiarkan maka sentimen negatif tersebut akan dianggap sebagai kebenaran," ujar Mendag dalam pers rilis di Jakarta, Minggu (7/10/2018).

Oleh karena itu, sambung dia, perlu digencarkan kampanye positif mengenai produk sawit, agar pemberitaan menjadi lebih berimbang dan masyarakat internasional lebih paham peran sawit bagi pembangunan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Enggar juga menginformasikan perkembangan terkini mengenai kebijakan moratorium sawit yang ditandatangani Presiden Joko Widodo melalui Inpres No 8 tanggal 13 September 2018. Beleid tersebut mengatur Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit serta Peningkatan Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit.

Mendag menyampaikan, minyak kelapa sawit bukan komoditas biasa bagi Indonesia. Komoditas ini memainkan peranan penting dalam perekonomian dan menyediakan lapangan kerja untuk mengatasi kemiskinan. Selain itu, industri komoditas ini berfungsi sebagai sumber penghasilan bagi 5,3 juta pekerja, dan memberikan penghidupan bagi 21 juta orang di Indonesia.

"Sejak pertengahan tahun 2000an, ekspor minyak kelapa sawit telah menjadi sumber pendapatan penting bagi Pemerintah untuk mendorong pembangunan ekonomi di Indonesia. Namun, seiring meningkatnya ekspor komoditas ini, meningkat pula kampanye negatif tentang minyak kelapa sawit, terutama di negara-negara maju," tandasnya.

Selain Mendag, pembicara pada konferasi ini antara lain Menteri Industri Utama Malaysia Teresa Koh Sum Sim, Mantan Presiden Kolombia Alvaro Uribe Velez, dan Plant Production and Protection Officer of The FAO Regional Office for Europe and Central Asia Viliami Fakava.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Akan Bentuk...
Kemendag Akan Bentuk Tim Kampanye Positif Sawit Indonesia
Perkebunan Sawit Berkelanjutan...
Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tumbuhkan Ekonomi Desa Terpencil
Mendag Dorong Ekspor...
Mendag Dorong Ekspor Cangkang Kelapa Sawit ke Jepang
Rencana Pencabutan DMO...
Rencana Pencabutan DMO dan DPO Minyak Sawit, Ini Kata Kemendag
Pemerintah Tertibkan...
Pemerintah Tertibkan Peredaran Benih Kelapa Sawit Online
Menyambangi Perkebunan...
Menyambangi Perkebunan Musim Mas di Riau, Melihat Pabrik Kelapa Sawit Tanpa Limbah
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
7 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
7 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
7 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
8 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
8 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved