Pemerintah Akan Teken 78 Proyek Infrastruktur USD42 Miliar

Selasa, 09 Oktober 2018 - 20:01 WIB
Pemerintah Akan Teken...
Pemerintah Akan Teken 78 Proyek Infrastruktur USD42 Miliar
A A A
NUSA DUA - Sebanyak 78 proyek infrastruktur senilai USD42 miliar akan ditandatangani oleh pemerintah dan investor dalam IMF-World Bank Annual Meetings 2018 pada pekan ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 proyek akan melibatkan 12 perusahaan badan usaha milik negara (BUMN).

"Ada 20 proyek dengan nilai USD13 miliar dan melibatkan tidak kurang dari 12 BUMN. Dari breakdown-nya, ini sesuai juga dengan arah ke depannya untuk financing, yakni bukan hanya tergantung pada perbankan, tapi juga sumber lain yang kami maintain," kata Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Silvano Rumantir di Nusa Dua, Bali Selasa (9/10/2018).

Dia melanjutkan, dari 20 proyek yang akan ditandatangani Kamis (11/10) mendatang adalah hampir 80% strategic partnership, sekitar 18% project financing, dan sisanya capital market. Khusus untuk capital market, kata dia, menteri BUMN dan para BUMN sangat fokus untuk mendiversifikasi sumber-sumber pendanaan ke depannya."Jadi, walaupun dari capital market, bukan hanya (pakai cara) tradisional seperti obligasi rupiah atau IPO, tapi inovasi lainnya. Baik yang bersifat utang maupun non-utang, sehingga rasio risiko utang ke depannya bisa tetap terjaga," jelasnya.
Selain agar risiko utang bisa terjaga, sambung dia, diharapkan dengan ini pembangunan infrastruktur bisa terealisasi. Adapun khususnya untuk infrastruktur, untuk pertama kalinya dana investasi infrastruktur (DINFRA) akan diluncurkan dalam minggu ini untuk PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Menurut dia, dengan DINFRA terdapat dua aset emas dalam produk yang sama, yakni pendapatan tetap atau utang dan ekuitas. DINFRA yang diterbitkan dengan basis surat utang akan digunakan untuk membiayai kembali utang Jasa Marga yang akan jatuh tempo.

Sementara itu, DINFRA yang berbasis ekuitas akan diterbitkan untuk modal pembangunan proyek-proyek jalan tol. "Jadi ada fixed income as well as equity. Yang fixed income atau utang bisa recycle bank loan sehingga dana yang diperoleh dari infrastruktur ini yang bersifat utang bisa dipakai untuk refinancing. Sedangkan yang bersifat equity, bisa dipakai untuk membiayai proyek-proyek baru ke depannya," beber dia.

Selain dari infrastruktur, ada beberapa lagi yang sedang dieksplorasi, contohnya sekuritisasi. Sedangkan instrumen lainnya adalah green bond. "Hal ini sejalan dengan fokus ke depan dari BUMN untuk meningkatkan environment fee friendly," imbuhnya.

Di sisi lain, Bank Mandiri mengkoordinasikan investasi langsung senilai Rp200 triliun di 21 proyek BUMN. Direktur Utama Bank Mandiri Kartiko Wirjoatmodjo menuturkan, total nilai investasinya mencapai sekitar Rp200 triliun ini merupakan investasi langsung dimana 95% diantaranya berasal dari luar negeri.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Annual Member...
Gelar Annual Member Meeting 5 di Bandung, IDNIC Perkuat Ekosistem Internet Indonesia
Hadiri Annual Leaders...
Hadiri Annual Leaders Meeting 2023, Jokowi Tiba di Sydney
Perkuat Strategi Bisnis...
Perkuat Strategi Bisnis Asuransi, MDRT Gelar Annual Meeting Virtual 2021
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas SDM, Bappenas Gelar Puncak Acara SUN Annual Meeting 2021
Annual Meeting ISI 2025,...
Annual Meeting ISI 2025, Dirlantas Polda Kalsel Paparkan Strategi Tangani Kecelakaan
GTF Annual Meeting 2022...
GTF Annual Meeting 2022 Digelar di Bali pada 17 November, Menparekraf: Erdogan, Macron dan Ban Ki Moon Diundang
Berita Terkini
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 menit yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
54 menit yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
1 jam yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
1 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
2 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved