BUMN Sediakan 400 Hunian Sementara Bagi Korban Gempa di Sigi

Kamis, 18 Oktober 2018 - 23:09 WIB
BUMN Sediakan 400 Hunian...
BUMN Sediakan 400 Hunian Sementara Bagi Korban Gempa di Sigi
A A A
JAKARTA - Dalam rangka membantu menyediakan tempat tinggal sementara bagi para pengungsi korban bencana di Sulawesi Tengah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai bersinergi membangun Rumah Ramah Gempa (RRG) di Sulawesi Tengah. Tahap awal PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) membangun sebanyak 400 unit RRG di Desa Lolu dan Desa Sibalaya yang terletak di Kabupaten Sigi.

"Hasil peninjauan Menteri BUMN Ibu Rini Soemarno ke lokasi, diketahui masyarakat sangat memerlukan hunian yang layak untuk berlindung serta fasilitas MCK, air bersih dan lainnya. Maka dari itu, BNI dan Mandiri bergerak cepat dalam menyediakan kebutuhan tersebut," ujar Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal lewat keterangan resmi di Jakarta, Kamis (18/10/2018).

Ia menambahkan, selain membangun hunian sementara, sinergi BUMN juga turut membangunkan toilet dan sarana air bersih dibeberapa tempat guna memenuhi kebutuhan dasar para korban. Selain itu, lanjut Hambra, layanan BUMN pada sektor energi (listrik dan BBM), telekomunikasi dan perbankan di Sulawesi Tengah juga telah pulih kembali.

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) misalnya, telah berhasil memulihkan kembali sistem kelistrikan di 21 titik perekonomian yang ada di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah yang terdampak bencana gempa dan tsunami. Selain titik perekonomian, listrik PLN juga telah menjangkau sejumlah pelanggan prioritas diantaranya 17 perkantoran Pemerintahan dan TNI/Polri, 2 PDAM, 8 Rumah Sakit, 9 Masjid dan 7 Gereja.

"Pulihnya sistem kelistrikan juga selalu diikuti dengan pemulihan layanan lainnya, seperti telekomunikasi, perbankan, hingga BBM. Langkah cepat yang dilakukan BUMN untuk pemulihan Sulawesi Tengah cukup efektif, dan perlahan roda perekonomian pun bisa kembali berputar," jelas Hambra.

Menurutnya, pemulihan Sulawesi Tengah juga bisa berjalan cepat berkat adanya sinergi antara BUMN dengan TNI, Polri, BNPB serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulihan. Sinergi ini dinilai efektif dalam percepatan pemulihan energi dan telekomunikasi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
6 Bulan Pascagempa,...
6 Bulan Pascagempa, Warga Sulbar Semakin Tangguh
BMKG Catat 291 Gempa...
BMKG Catat 291 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa NTT
544 Kali Gempa Susulan...
544 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M7,6 di Sulut
Dua WNI Hilang Kontak...
Dua WNI Hilang Kontak Pascagempa, Ditemukan Meninggal di Diyarbakir
BMKG Cabut Peringatan...
BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Pascagempa NTT
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami Pascagempa M7,6 Dicabut
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
4 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
4 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
5 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
5 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
5 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
5 jam yang lalu
Infografis
Jurusan Kuliah yang...
Jurusan Kuliah yang Lulusannya Berpotensi Besar Kerja di BUMN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved