Block71 Pacu Wirausaha Bandung Bersaing Secara Global

Sabtu, 27 Oktober 2018 - 05:10 WIB
Block71 Pacu Wirausaha...
Block71 Pacu Wirausaha Bandung Bersaing Secara Global
A A A
BANDUNG - Salim Group bersama Universitas Nasional Singapura (NUS) meluncurkan Block71 di Bandung sebagai upaya mengembangkan dunia usaha agar bersaing secara global. Presiden NUS Profesor Tan Eng Chye mengatakan, Block71 Bandung akan mendukung pengembangan inovasi dan kewirausahaan di wilayah Bandung. Pihaknya akan menjadi ecosystem builder dan global connector. Nantinya, start-up di Bandung dapat memperoleh berbagai manfaat.

“Beberapa manfaat yang didapat mislanya dukungan inkubasi, inisiatif kewirausahaan meliputi kompetisi bisnis, konferensi, dan acara kewirausahaan, serta kesempatan untuk menguji coba ide-ide atau teknologi baru di pasar Indonesia dan luar negeri melalui jaringan Block71 ini,” kata dia di Bandung, Jumat (26/10).

Block71 yang berada di sekitar Dago, Kota Bandung itu baru diresmikan pada Kamis 25 Oktober 2018. Hadir meresmikan kawasan tersebut Duta Besar Singapura untuk Republik Indonesia Anil Kumar Nayar dan dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kawasan tersebut menjadi tempat kedua setelah Jakarta.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pengusaha yang berbasis di Bandung dapat mengakses sumber daya dan kontak yang berada dalam jaringan global Block71. Serta mengakses fasilitas lainnya yang berada di Jakarta dan Yogyakarta (Indonesia), Singapura, Suzhou (Tiongkok) dan San Francisco (Amerika Serikat).

Untuk menggerakkan Block71, NUS Enterprise bersama dengan Salim Group, akan menyelenggarakan program-program yang terkait dengan kewirausahaan. Program itu tidak hanya bermanfaat bagi komunitas pengusaha di Bandung, tetapi juga akan memberikan peluang kolaborasi dan networking bagi mahasiswa dan komunitas pengusaha dari Singapura, serta lembaga pendidikan tinggi.

“Lokasi Block71 ini akan membuka pintu untuk para start-up dari Singapura dan Indonesia untuk mengembangkan eksistensi mereka. Serta memfasilitasi akses ke pasar internasional bagi start-up lokal,” kata Tan Eng Chye.

Direktur Eksekutif Salim Group Axton Salim mengatakan, kerja sama ini dalam rangka mendukung wirausahawan serta membangkitkan komunitas lokal. Sehingga diharapkan. mendorong lebih banyak anak muda untuk mengembangkan minat dalam arena teknologi digital. “Kami juga ingin membawa inisiatif ini ke benua lain seperti Afrika dan Tiongkok, dalam waktu dekat,” kata dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelatihan Kewirausahaan...
Pelatihan Kewirausahaan Digital untuk UMKM
Bimbingan Kewirausahaan...
Bimbingan Kewirausahaan untuk Siswa SMA dan SMK
Sinergi PJI, Zurich,...
Sinergi PJI, Zurich, Starbucks, dan AIG Bawa Pelajar ke Kompetisi Wirausaha Global
Hasilkan Wirausaha Muda...
Hasilkan Wirausaha Muda Pemula, Kemenpora Kembali Gelar Kuliah Kewirausahaan
Keind Tunjuk Hendy Setiono...
Keind Tunjuk Hendy Setiono sebagai WKU Kewirausahaan, Siap Perkuat UMKM
Libatkan Ribuan UMKM,...
Libatkan Ribuan UMKM, Pesta Wirausaha Nasional Akan Digelar di Bandung
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
Rute Pawai Akbar Persib...
Rute Pawai Akbar Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved