Aliran Modal Mulai Masuk, BI Tekankan Rupiah Dalam Tren Positif

Rabu, 21 November 2018 - 18:47 WIB
Aliran Modal Mulai Masuk,...
Aliran Modal Mulai Masuk, BI Tekankan Rupiah Dalam Tren Positif
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih sangat baik meski pagi ini, rupiah dibuka tergelincir setelah kemarin sempat membaik untuk menunjukkan sinyal perlawanan versus USD. Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan, kalau melihat gambaran pagi tadi pagi rupiah dibuka sekitar Rp14.600/USD. Sehingga, sudah menguat meninggalkan level Rp15.000/USD.

"Masih sangat baik, masih postif. Artinya indikator yang paling singkat bagaimana asing lihat kepercayaan kepada Indonesia adalah aliran modal masuk," ujarnya di Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Sambung dia menjelaskan, dari 1 November sampai dengan 12 November lalu itu dana asing masuk kurang lebih ekuivalen Rp24 triliun hingga Rp25 triliun. Aliran tersebut melalui berbagai instrumen. "Itu terjadi sampai Jumat lalu. Itu masuk melalu SBN maupaun ekuitas saham-saham," terang dia.

Menurut Dody, ini artinya ini berbalik dari yang terjadi bulan-bulan sebelumnya. Saat ini dinilainya mulai terbentuk kepercayaan dari investor terhadap Indonesia. "Memang banyak faktor yang membentuk ini karena Indonesia tidak sendirian. Rupiah terapresiasi year to date menjadi 8% dari sebelumnya 11%, menguat cukup tajam," pungkasnya.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka tergelincir menjadi Rp14.618/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah kembali menyusut dibandingkan posisi perdagangan awal pekan, kemarin di level Rp14.586/USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Rupiah Ambles Tembus...
Rupiah Ambles Tembus Rp17 Ribu, Perry Warjiyo Blak-blakan Soal Strategi Intervensi BI
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah...
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah usai Terkapar di Rp17.425, Pembelian Dolar Diperketat
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
7 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
8 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
10 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
10 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
10 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved