Kaercher Menilai Indonesia Pasar yang Prospektif

Selasa, 27 November 2018 - 05:12 WIB
Kaercher Menilai Indonesia...
Kaercher Menilai Indonesia Pasar yang Prospektif
A A A
JAKARTA - Perusahaan cleaning solution asal Jerman, Kaercher, menilai pasar di Indonesia sangat prospektif. Hal ini seiring pertumbuhan pendapatan kelas menengah (midle class income), memberikan dampak peningkatan kesejahtaeraan, daya beli, serta tuntutan masyarakat akan pentingnya kebersihan dan pola hidup sehat.

''Karena itu, Kaercher Jerman menilai perlu hadir ke Indonesia untuk menjelaskan tentang bisnis Kaercher dan produk yang dihadirkan,'' tegas Managing Director Kaercher Indonesia, Mateus Bernath di Jakarta, Senin (26/11/2018).

Untuk memperkuat eksistensinya, Kaercher menghadirkan Kaercher Center di Foresta Business Loft 3 BSD City. Di Indonesia, Kaercher beroperasi pada kuartal I 2014. ''Kami mendistribusikan dan menyediakan servis untuk setiap pembelian produk Kaercher di seluruh Indonesia, bekerja sama dengan jaringan resmi distributor Kaercher,'' jelas Mateus.

Pada 2014 Kaercher Indonesia meraih penghargaan Sabre Awards dalam kategori Asia Pacific Best CSR Campaign pada projek pembersihan tugu Monumen Nasional Jakarta serta berhasil masuk dalam daftar nominasi World Best CSR Campaign di tahun yang sama.

Mateus mengatakan, dengan membuka Kaercher Center di pusat bisnis di tengah pemukiman, akan semakin mendekatkan Kaercher dengan pelanggannya dan dapat meningkatkan pelayanan purna jual. ''Kami ingin menawarkan layanan terbaik dalam industri cleaning solution,'' terangnya.

Marketing Manager Kaercher Indonesia, Kinanti Putri Prastiwi, menambahkan saat ini, Kaercher memiliki beberapa flagship store di Indonesia yakni di Balikpapan, Bali, Jakarta, Tangerang, Surabaya, Bandung, Batam dan Medan. "Dalam waktu dekat kami akan buka satu lagi di Semarang," katanya.

Beragam teknologi terbaru kini dihadirkan oleh para produsen cleaning solution termasuk teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI). Kaercher sendiri sudah mengembangkan produk yang menggunakan teknologi AI.

Teknologi kecerdasan buatan akan menjadi hal paling utama di dunia teknologi di masa depan. Dalam mengembangkan teknologi ini, Jerman, sebagai negara asal Kaercher, merupakan inovator yang paling unggul di dunia. Dengan teknologi dan kualitas yang dimiliki, Kaercher menawarkan berbagai produk solusi kebersihan.

"Kami menawarkan produk sistem pembersihan, rumah tangga, perdagangan, hingga industri. Produk kami memungkinkan pelanggan kami untuk menyelesaikan tugas-tugas membersihkan dengan cara yang ekonomis dan ramah lingkungan," kata Kinanti.

Kaercher didirikan oleh Alfred Kaercher di Winnenden, Jerman pada 1935. Perusahaan ini telah berkembang menjadi pemimpin pasar dunia dalam segmen peralatan teknologi pembersih, yang menawarkan solusi untuk kebutuhan kebersihan di rumah dan di lingkungan bisnis profesional, area publik, hingga industri.

Lebih dari 3.000 jenis produk telah terjual di lebih dari 200 negara di dunia dan telah dikenal dengan reputasi produknya yang kuat, efisien, dan fiturnya yang inovatif, berkualitas, dan tahan lama. Kaercher mendapatkan lebih dari 100 penghargaan internasional untuk fungsi dan desainnya yang selalu terdepan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Langkah Membersihkan...
5 Langkah Membersihkan Mesin Cuci Secara Mandiri
Rekomendasi Produk Kebersihan...
Rekomendasi Produk Kebersihan Terbaik dengan Harga Bersahabat
Hand Sanitizer Beraroma...
Hand Sanitizer Beraroma Verbena dari L'Occitane
Sambut Ramadhan, Unilever...
Sambut Ramadhan, Unilever Salurkan Produk Kebersihan ke 100 Ribu Masjid
Johnson & Johnson Ajak...
Johnson & Johnson Ajak 200 Remaja Perempuan Jadi Duta Kebersihan Menstruasi
6 Tips Memilih Alat...
6 Tips Memilih Alat Kebersihan yang Awet dan Berkualitas, Jangan Asal Pilih!
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
16 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
28 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
42 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
53 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved