Tekanan Global Masih Kuat, BI Lanjutkan Kebijakan Antisipatif di 2019

Selasa, 27 November 2018 - 16:30 WIB
Tekanan Global Masih...
Tekanan Global Masih Kuat, BI Lanjutkan Kebijakan Antisipatif di 2019
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan bahwa pihaknya masih akan melanjutkan kebijakan moneter yang antisipatif (preemptive) dan bersifat mendahului dibandingkan negara lain (ahead of the curve) di tahun depan. Pasalnya, tekanan ekonomi global masih akan kencang di 2019 mendatang.

Dia mengatakan, keputusan untuk mengambil kebijakan yang preemptive dan ahead of the curve adalah upaya bank sentral untuk memprioritaskan stabilitas ekonomi domestik di tengah tingginya tekanan eksternal pada 2019.

"Posisi (stance) moneter yang preemptive dan ahead of the curve kami pertahankan. Kebijakan moneter akan tetap fokuskan ke stabilitas, khususnya pengendalian inflasi dan nilai tukar," kata Perry dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Menurutnya, posisi BI ini juga dalam rangka menurunkan defisit transaksi berjalan pada 2019 ke 2,5% Produk Domestik Bruto (PDB). Pasalnya, di 2018 defisit transaksi berjalan meningkat karena kenaikan laju impor.

Perry juga berjanji tetap menjaga kecukupan likuiditas di pasar finansial. Selain itu, kebijakan moneter memang akan tetap berfokus kepada stabilitas. Namun pihaknya juga menekankan bahwa kebijakan makroprudensial, sistem pembayaran dan ekonomi syariah akan akomodatif untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

"Stabilitas terus diupayakan dengan intervensi ganda di pasar valas. Kecukupan cadangan devisa diteruskan untuk mendukung stabilitas rupiah. Kerja sama swap (barter) untuk perbankan kita perkuat," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
1 jam yang lalu
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
4 jam yang lalu
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved