Rupiah Tengah Pekan Terbebani di Awal Sesi Saat Dolar Kembali Perkasa

Rabu, 28 November 2018 - 10:39 WIB
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Terbebani di Awal Sesi Saat Dolar Kembali Perkasa
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada tengah pekan mengawali perdagangan dengan terbebani setelah beberapa hari terakhir nyaman melaju di zona hijau. Padal awal sesi hari ini, Rabu (28/11/2018) rupiah dibuka menyusut setelah dolar AS kembali perkasa usai ditopang komentar pejabat The Fed atau Bank Sentral AS.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka lebih rendah menjadi Rp14.535/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah kembali tertekan dibandingkan posisi perdagangan kemarin di level Rp14.504/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga terkapar ke posisi Rp14.525/USD. Rupiah menunjukkan pelemahan menjelang akhir bulan November untuk menunjukkan mata uang Garuda masih rentan terhadap sentimen global.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi menjelang akhir pekan juga turun tipis di level Rp14.511/USD dengan pergerakan harian Rp14.511 hingga Rp14.649/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal berbalik melemahnya rupiah, meski tidak terlalu besar setelah kemarin memburuk Rp14.510/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange jatuh ke level Rp14.527/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.515/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.525-Rp14.545/USD.

Sementara Dolar bertahan di dekat posisi tertinggi dua pekan pada perdagangan Rabu seperti dilansir Reuters, setelah pejabat senior Federal Reserve menegaskan kembali perlunya kenaikan lanjutan suku bunga acuan. Pasalnya para investor mencari perlindungan dalam mata uang ini berkat memanasnya ketegangan perdagangan China dan AS.

Dolar sendiri sebenarnya telah berada di bawah tekanan belum lama ini, seiring sinyal The Fed kemungkinan bakal memperlambat laju kenaikan suku bunga di tengah pertumbuhan global yang mendingin. Ditambah kekhawatiran tentang perdagangan dunia, investasi dan pendapatan perusahaan yang masih membayangi.

Namun, komentar Wakil Ketua Federal Reserve Richard Clarida mendukung, kenaikan suku bunga lebih lanjut meskipun ia mengatakan jalur pengetatan akan bergantung pada data. Dia mengatakan pemantauan data ekonomi telah menjadi lebih kritis karena Fed semakin dekat dengan sikap netral.

Indeks dolar yang mengukur nilainya versus enam mata uang utama lainnya, diperdagangkan pada level 97,42 setelah naik untuk tiga sesi berturut-turut. Indeks ini duduk tepat di bawah 97,69 tahun ini. Sedangkan saat melawan Yen Jepang sebagian besar tidak berubah pada posisi 113,75 terhadap dolar, tetapi tidak jauh dari posisi terendah dua minggu di 113,83.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
24 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
1 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
1 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
13 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved