Pertumbuhan Sektor Jasa ke Level Terendah 2016, Ekonomi Inggris Rentan

Kamis, 06 Desember 2018 - 19:44 WIB
Pertumbuhan Sektor Jasa...
Pertumbuhan Sektor Jasa ke Level Terendah 2016, Ekonomi Inggris Rentan
A A A
LONDON - Pertumbuhan sektor jasa Inggris capai level terendah sejak Juli 2016, untuk memicu kekhawatiran stagnasi ekonomi Negeri Ratu Elizabeth -julukan Inggris-. Tercatat The Purchasing Managers' Index (PMI) merosot ke 50,4 pada bulan November, atau turun dari 52,2 pada bulan Oktober.

Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi. "Hasil survei menunjukkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi terhenti," kata Kepala Ekonom Bisnis IHS Markit Chris Williamson seperti dilansir BBC.

Sementara itu sektor jasa menyumbang sekitar 80% ke ekonomi Inggris. Terakhir kali indeks berada di posisi terendah, sesaat setelah referendum Inggris yang memutuskan unutk meninggalkan keanggotaan dari Uni Eropa (UE) alias Brexit.

Awal pekan ini, survei serupa tentang industri manufaktur dan konstruksi memperlihatkan sedikit perbaikan. PMI Manufaktur menunjukkan ada di level 53,1 pada bulan lalu atau lebih tinggi dari 51,1 pada bulan Oktober. Sementara indeks konstruksi naik menjadi 53,4 dari 53,2 pada bulan Oktober.

Sektor jasa diterangkan tidak hanya membentuk bagian terbesar dari ekonomi, tetapi biasanya menjadi kekuatan pendorongnya. Sekarang mesin ekonomi Inggris terpantau hampir macet untuk mendekati level terendah Juli 2016 saat perusahaan sedang bergulat dengan hasil negosiasi Brexit.

Dalam survei tersebut menyiratkan aktivitas di sektor jasa tumbuh pada tingkat yang paling lambat selama enam tahun. Faktanya, laporan tersebut mengklaim bahwa jika perusahaan tidak memiliki pekerjaan yang harus ditangani, aktivitas akan mengalami kontraksi.

Ketidakpastian yang berkepanjangan atas aturan perdagangan pasca Brexit menjadi bagian dari alasan di balik mandeknya pertumbuhan, ditambah demikian juga dengan permintaan global yang lebih lemah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
16 menit yang lalu
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
1 jam yang lalu
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
2 jam yang lalu
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
11 jam yang lalu
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
11 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
12 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved