Proses Migrasi Selesai, PayTren Targetkan 10 Juta Pengguna Aktif

Senin, 10 Desember 2018 - 00:01 WIB
Proses Migrasi Selesai,...
Proses Migrasi Selesai, PayTren Targetkan 10 Juta Pengguna Aktif
A A A
BANDUNG - PayTren terus memperkuat proses migrasi menjadi perusahaan financial technology (fintech) syariah yang mengandalkan kecepatan dan kemudahan. Upaya tersebut diharapkan meningkatkan pengguna aktif di seluruh Indonesia.

Komisaris PayTren Yusuf Mansur mengatakan, tahun depan pihaknya menargetkan 10 juta pengguna aktif di seluruh Indonesia. Target tersebut seiring proses migrasi PayTren yang tak hanya menjadi media pembayaran, tetapi perusahaan fintech.

"Target 2019 harapan mencapai 10 juta pengguna aktif. Apalagi setelah migrasi ini, kami akan lakukan secara online. PayTren sudah bertransformasi, bukan hanya sekedar dari aplikasi bayar-bayar menjadi aplikasi fintech yang canggih," kata dia dalam siaran pers, Minggu (9/12/1018).

Sementara itu, CEO PayTren Hari Prabowo mengaku, perubahannya secara konsisten terus melakukan inovasi tiada henti untuk memberikan pelayanan terbaik bagi mitra bisnis dan penggunanya.

"PayTren terus berubah dan berbenah. Kita gambarkan bahwa sejak tahun 2013 hingga saat ini, PayTren telah bermetamorfosis menjadi aplikasi yang lebih simple, modern, mudah, dan lebih fungsional," kata dia.

Pada aplikasi terbaru PayTren 5.17, sudah ada manfaat baru yang ditunggu-tunggu mitra yaitu kecepatan dan kemudahan untuk upgrade menjadi mitra pebisnis. Pendaftaran mitra hanya perlu 15 menit.

Menurut dia, update tentang inovasi-inovasi tersebut diperkenalkan kepada publik melalu perhelatan spesial, PayTren Discovery 2018 di Gedung Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung, Sabtu (8/12) lalu.

Proses transformasi PayTren ditampilkan secara jelas dalam dua segmen acara Paytren Discovery 2018, yaitu acara utama dan eksibisi atau pameran yang bertema education dan entertainment. Sedangkan di area eksibisi, ditampilkan foto-foto perjalanan PayTren 2013-2018. Juga ada zona experience dari PayTren Academy, yang merupakan support system unik dan canggih dari PayTren.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fintech Diproyeksikan...
Fintech Diproyeksikan Dorong Pertumbuhan Ekonomi pada 2026
Izin Paytren Dicabut...
Izin Paytren Dicabut OJK, Yusuf Mansur: Semoga Allah Mengampuni Saya
Fenomena Equity Crowdfunding...
Fenomena Equity Crowdfunding Meningkat, LandX Siapkan Beragam Strategi
Fintech Lending Tumbuh...
Fintech Lending Tumbuh Positif, Pelaku Industri Dorong Akses Pendanaan dan Literasi Keuangan
Siap Membawa Revolusi,...
Siap Membawa Revolusi, Fintech Lending Ini Raih Pendanaan Seri B USD80 Juta
Bank Digital Ini Jadi...
Bank Digital Ini Jadi Tempat Kerja yang Menyenangkan Karyawannya
Berita Terkini
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
17 menit yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
26 menit yang lalu
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
49 menit yang lalu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
1 jam yang lalu
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
1 jam yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved