Pertamina Tegaskan Mulai Masuk Sektor Energi Ramah Lingkungan

Rabu, 19 Desember 2018 - 14:30 WIB
Pertamina Tegaskan Mulai...
Pertamina Tegaskan Mulai Masuk Sektor Energi Ramah Lingkungan
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menegaskan mulai memasuki sektor energi yang ramah lingkungan, salah satunya dengan bahan bakar minyak (BBM) ramah lingkungan. Seperti diketahui Pertamina terys menggalakkan penggunaan BBM Ramah Lingkungan atau BBM Eco Friendly, yakni Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex. BBM tersebut merupakan produk dengan kualitas tinggi yang ramah lingkungan sehingga dapat mengurangi laju global warming.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, bahwa perseroan ingin mengganti BBM dengan bahan-bahan serta menggunakan energi primer yang ramah lingkungan. "Pertamina masuk ke sektor energi yang ramah lingkungan seperti BBM yang ramah lingkungan dengan karbon oksida yang ramah," ujar Nicke di Karawang, Rabu (19/12/2018).
(Baca Juga: Pembangkit Listrik Terpadu, Pembangunan IPP PLTGU Jawa 1 Resmi Dimulai )
Lebih lanjut, Ia juga menerangkan penggunaan listrik geothermal pun sudah diterapkan oleh Pertamina. Hal ini terlihat dengan pembangunan pembangkit turbin yang di Dumai dan Labuhan Bajo. "Seperti geothermal penggunaan listrik yang dioperasikan itu terkoneksi, kita terus meningkatkan porsi ramah lingkungan membangun pembangkit internal dan penerapan B20," terang dia.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Perekonomian Darmin Nasution sangat menyetujui penggunaan energi primer yang ramah lingkungan. Hal itu pun juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan infrastruktur yang ada. "Tentu saja pembangunan infrastruktur ramah lingkungan itu penting, walaupun dia harus dikombinasikan," tandasnya.

Hal ini disampaikan saat meresmikan pembangunan pembangkit pertama dan terbesar di Asia Tenggara ini memadukan infrastruktur gas (LNG-FSRU) dan pembangkit listrik berkapasitas 1.760 MW. Pengerjaan PLTGU Jawa 1 dilakukan oleh PT Jawa Satu Power yang merupakan perusahaan konsorsium dari PT Pertamina Power Indonesia (PPI) -anak perusahaan dari PT Pertamina (Persero)-, Marubeni Corporation dan Sojitz Corporation.

Sementara untuk pembangunan konstruksi dipercayakan kepada General Electric (GE), Samsung C&T (Samsung) dan PT Meindo Elang Indah (Meindo) termasuk pemeliharaan pembangkit listrik selama 25 tahun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gunakan Teknologi Canggih,...
Gunakan Teknologi Canggih, PLTGU Jawa-1 Beroperasi Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan
Sinergi Pertamina Group,...
Sinergi Pertamina Group, Ambil Peran Melawan COVID-19 di Jawa Timur
Mulai 1 Februari 2023,...
Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Pertamina Serahkan Bantuan...
Pertamina Serahkan Bantuan 1 Unit Ambulans untuk Pemkab Tuban Tangani Covid-19
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Mengunjungi Stasiun...
Mengunjungi Stasiun Pengumpul Gas Penyangga Kebutuhan Industri di Jawa Barat
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
39 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
55 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Keren! Lalat Hitam Olah...
Keren! Lalat Hitam Olah Sampah Organik Ramah Lingkungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved